Gempa dan Tsunami Sulteng

10 Hari Buka Posko Bantuan Gempa Sulteng, Pemkot Balikpapan Kumpulkan Dana Rp 1,2 Miliar

Rasa simpati warga Balikpapan untuk membantu korban bencana Gempa Palu dan Donggala sangat besar. Ini terlihat dari bantuan

10 Hari Buka Posko Bantuan Gempa Sulteng, Pemkot Balikpapan Kumpulkan Dana Rp 1,2 Miliar
Tribun Kaltim/Siti Zubaidah
Posko bantuan gempa Sulteng di halaman Pemkot Balikpapan 

10 Hari Buka Posko Bantuan Gempa Sulteng, Pemkot Balikpapan Kumpulkan Dana Rp 1,2 Miliar

TRIBUN KALTIM.CO - Rasa simpati warga Balikpapan untuk membantu korban bencana Gempa Palu dan Donggala sangat besar. Ini terlihat dari bantuan yang terus berdatangan di Kantor Pemko Balikpapan.

Sekitar 10 hari Pemkot Balikpapan membuka posko bantuan di Halaman Kantor Walikota. Selama itu pula dana yang terhimpun sekitar Rp 1,2 Miliar lebih.

Dari pantauan TribunKaltim.co, hingga Rabu (10/10/2018) siang, pukul 14:00 Wita, update donasi uang tunai sebanyak Rp 1.059.763.100,- dan donasi via rek sebanyak Rp 207.940.854. Total dana yang terhimpun sekitar Rp 1.267.703.954.

Baca: Kutim Kedatangan 37 Korban Gempa Palu, Bupati Ismunandar Rencanakan Pemukiman Khusus

"Tercatat update pertanggal 10-10-2018, kami imbau kepada staf berhati-hati untuk memasukan data, jangan sampai ada yang terdoubel," kata Zulkifli sekretaris Tim Penanganan Pengungsi dan Pengumpulan Sumbangan Korban Bencana Gempa Bumi dan Tsunami kota Balikpapan.

Zulkifli menjelaskan, untuk dana sudah terecord diposko, hanya saja berhati-hati mendatanya, jangan sampai terhitung dua kali.

"Itu yang saya ingatkan sama teman-teman diposko. Selalu dicek setiap hari, jangan sampai terhitung dua kali," katanya.

Sementara untuk jumlah pengungsi angkanya cukup fluktuatif, lanjut Zulkifli.

Ada tiga lokasi, pencatatan pengungsi pertama ada di Lanud Domber kewenangan pendataan ada di Lanud.

"Kita hanya minta data, sampai saat ini laporan yang ada sebatas laporan ke Pak Gubernur. Pengungsi di Embarkasi juga fluktuatif dan di Semayang, untuk di Semayang tidak stay, hanya jika ada yang ingin bermalam tetap dipusatkan di Embarkasi sehingga pengawasannya gampang," ungkapnya

Baca: Pencarian Ribuan Korban Hilang dalam Gempa Sulteng Dihentikan 11 Oktober, Ini Alasan Utamanya

Zulkifli melanjutkan, semua data yang ada sesuai dengan laporan Walikota kepada Gubernur.

"Datanya pun setiap hari, kami selalu bersurat ke Gubernur, jika ada pengungsi datang," katanya.

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help