Disbudpar Berau Gelar Pertemuan dengan NGO, Ini yang Dibahas

Pemkab Berau bersama pemerintah pusat bekerjasama dengan Republik Seychelles, mengembangkan pariwisata di Pulau Maratua.

Disbudpar Berau Gelar Pertemuan dengan NGO, Ini yang Dibahas
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Pemkab Berau memberikan kesempatan kepada masyarakat dan Non Goverment Organization (NGO), untuk memberikan pendapat dan saran. Agar pengembangan pariwisata Pulau Maratua memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, sekaligus menjaga ekosistimnya. 

Disbudpar Berau Gelar Pertemuan dengan NGO, Ini yang Dibahas

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pemkab Berau bersama pemerintah pusat bekerjasama dengan Republik Seychelles, mengembangkan pariwisata di Pulau Maratua.

Bahkan kedutaan Seychelles telah mengirimkan seorang insiyur berkebangsaan Inggris, untuk merancang pengembangan pariwisata Maratua.

Namun sebelum pembangunan secara fisik dimulai, Pemkab Berau memberikan kesempatan kepada masyarakat dan Non Goverment Organization (NGO), untuk memberikan pendapat dan saran.

Beroperasi Lewat Twitter, Pencetus Pesta Seks Swinger 3 Pasutri di Surabaya Ungkapkan Modusnya

Agar pengembangan pariwisata ini memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat, sekaligus menjaga ekosistemnya.

Untuk itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, menggelar pertemuan dengan masyarakat dan NGO, Rabu (10/10/2018). Pertemuan yang dipimpin oleh Kepala Disbudpar, Mappasikra Mappaseleng itu juga dihadiri sejumlah perwakilan dari Forclime, Jala, Kanopi, TFCA, TNC dan sejumlah NGO lainnya.

Basir Daud, Konsultan Lingkungan yang hadir dalam pertemuan ini mengatakan, banyak hal yang dibahas dalam pertemuan ini.

5 Kisah Menarik Khabib Nurmagomedov, Berlatih Gulat dengan Beruang hingga Bersahabat Sama Ronaldo

“Dinas Pariwisata mengajak NGO untuk membahas rencana pengembangan pariwisata Pulau Maratua. Dan sejumlah objek wisata lainnya di wilayah pesisir, wisata budaya, wisata alam, wisata kuliner hingga upaya-upaya konservasinya,” kata Basir.

Sementara Kepala Disbudpar Berau, Mappasikra mengatakan, pihkanya membahas kesiapan infrastruktur, regulasi dan sumber daya manusia yang dapat mendukung pengembangan pariwisata di Pulau Maratua.

Dipanggil Polda Metro Jaya Hari Ini, Berikut 5 Fakta Seputar Pemeriksaan Amien Rais

Menurutnya, pengembangan pariwisata di Pulau Maratua, akan menyedot ribuan wisatawan, karena itu, sarana dan prasarana pendukungnya harus sudah disipakan mulai dari sekarang.

“Jangan sampai kita kedatangan wisatawan ribuan, tapi jumlah penginapan yang tersedia hanya bisa menampung ratusan saja. Hal-hal seperti ini yang perlu dipersiapkan,” ujarnya.

Takluk dari Madura United, Mario Gomez Ungkapkan Persib Bandung Sulit Bermain Tanpa Bobotoh

Selain itu, pihaknya juga berkepentingan untuk melakukan pendataan jumlah wisatawan secara akurat, sehingga perlu penyiapan entry point yang akan disebar di sejumlah wilayah, seperti wilayah pesisir selatan, Kepulauan Derawan dan sebagainya.

Dengan demikian, wisatawan yang masuk akan terdata. Data ini menjadi acuan untuk evaluasi apa saja yang menjadi kekurangan, sekaligus untuk mengetahui rasio kunjungan wisatawan dan manfaat ekonomi yang diperoleh masyarakat termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved