Masih di Jawa Timur, Kasus Swinger April lalu Juga tak Kalah Heboh, Libatkan Pria 53 Tahun

April 2018 lalu, THD pria berusia 53 tahun juga ditetapkan sebagai tersangka atas kasus swinger yang melibatkan tiga pasangan suami istri di Surabaya.

Masih di Jawa Timur, Kasus Swinger April lalu Juga tak Kalah Heboh, Libatkan Pria 53 Tahun
surabaya.tribunnews.com/fatkhul alami
Tiga pasangan suami istri yang diamankan Polda Jatim dalam penggrebekan pesta seks swinger di sebuah hotel di Surabaya. 

Masih di Jawa Timur, Kasus Swinger April lalu Juga tak Kalah Heboh, Libatkan Pria 53 Tahun

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus pesta seks melibatkan pertukaran pasangan (swinger) berhasil dibongkar oleh Polda Jawa Timur.

Enam orang berhasil diamankan dalam sebuah penggerebegan di sebuah hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (7/10/2018)

Beroperasi Lewat Twitter, Pencetus Pesta Seks Swinger 3 Pasutri di Surabaya Ungkapkan Modusnya

Masih di Surabaya pada April 2018 lalu, kasus swinger juga pernah terungkap. Kala itu, THD pria berusia 53 tahun ditetapkan tersangka atas kasus asusila pesta seks swinger yang melibatkan tiga pasangan suami istri di sebuah hotel di Surabaya.

Warga asal Keputih, Sukolilo Surabaya ini merupakan inisiator dan pembuat grup WhatsApp yang beranggotakan komunitas pasutri yang punya fantasi tukar pasangan dalam berhubungan badan.

3 Pasutri Gelar Pesta Seks di Surabaya, Pelaku Swinger Ajak Istrinya yang Hamil 8 Bulan

THD mengaku, dirinya sudah menjadi anggota komunitas sejak 2013 silam Dirinya lah juga yang membuat grup WA guna mewadahi komunitas supaya mudah berkomunikasi.

“Sudah sejak 2013 lalu, memang ada komunitasnya. Selain lewat WA, juga ada twitter khusus swinger,” kata THD di Mapolda Jatim, Senin (16/4/2018).

Di hadapan polisi dan wartawan, THD mengaku, baru tiga kali melakukan pertemuan dan menggelar pesta seks.

Baca: Pesta Swinger, Berawal dari Chat, Makan Malam, sampai Digerebek Polisi dalam Keadaan Tanpa Busana

Semua dilakukan di hotel dan tempatnya pindah-pindah. Selain di Lawang, juga pernah melakukan pertemuan di hotel kawasan Tretes.

“Saat ketemuan tidak semua anggota grup ikut,” ucap THD.

Anggota komunitas ini, kata THD, berasal dari beberapa kota/kabupaten di Jatim. Ada yang berasal dari Surabaya, Malang, Sidoarjo, Tuban dan lainnya. Pertemuan dilakukan setelah ada kesepakatan.

Diberitakan sebelumnya, tiga pasutri digerebek saat menggelar pesat seks di sebuah hotel di Lawang, Malang. Mereka digerebek tim Unit III Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, Minggu (15/4/2018). (*)

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Pasutri Pelaku Pesta Seks dan Bertukar Pasangan di Surabaya yang Digerebek Polisi

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved