Gempa dan Tsunami Sulteng

Pemkab PPU Kirim 10 Truk Sembako dan Pakaian untuk Korban Gempa Sulteng

Bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah terus mengalir, baik dari instansi pemerintah, komunitas sampai masyarakat.

Pemkab PPU Kirim 10 Truk Sembako dan Pakaian untuk Korban Gempa Sulteng
Tribun Kaltim/Samir
Salah seorang petugas satpol PP Pemkab PPU memeriksa bantuan yang akan disalurkan ke Sulteng 

Pemkab PPU Kirim 10 Truk Sembako dan Pakaian untuk Korban Gempa Sulteng

TRIBUNKALTIM.CO - Bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah terus mengalir, baik dari instansi pemerintah, komunitas sampai masyarakat.

Bahkan dalam waktu dekat bantuan tersebut akan disalurkan dan akan dikirim melalui kapal di pelabuhan Semayang Balikpapan

Kabag Kesra Setkab PPU, Herlambang, Rabu (10/10/2018) menjelaskan, bantuan logistik baik sembako maupun pakaian hampir setiap hari disalurkan melalui posko induk di Stadion Panglima Sentik Penajam.

Hari ini lanjutnya, pihaknya menerima bantuan dari Kecamatan Babulu berupa sembako dan pakaian layak pakai.

Baca: Data Terkini Gempa Sulteng, Korban Terbanyak Ternyata Bukan di Wilayah Pusat Gempa

Herlambang mengatakan, untuk bantuan selanjutnya juga ada rencana dari Kelurahan Gersik serta sejumlah perusahaan yang juga akan menyalurkan bantuan melalui posko yang telah terbentuk.

Ia menjelaskan, selain barang pihaknya juga telah menerima bantuan dalam bentuk uang baik melalui rekening PPU Peduli maupun bantuan yang diterima dari masyarakat mellui posko depan Pemkab PPU. "Jadi uang yang terkumpul itu mencapai Rp 200 juta, " jelasnya

Ia menjelaskan, uang tersebut akan dibelikan sembako dan kebutuhan lain tanpa harus disalurkan melalui uang tunai. Rencananya, untuk pengiriman nanti, Herlambang memperkirakan sampai 10 truk. Namun untuk pembelian sembako akan dilakukan di Balikpapan agar bisa lebih mudah untuk dibawa ke Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Baca: Keluarga Korban Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng Ini Dapat bantuan Tiket Pulang Gratis ke Surabaya

Mengenai kapan akan dikirim, ia mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak pelabuhan Semayang mengenai jadwal kapal yang akan berangkat ke Sulteng.

Ia menambahkan, untuk posko akan berakhit 14 Oktober mendatang dan tak menutup kemungkinan akan ditambah lagi waktunya tergantung kondisi karena tak menutup kemungkinan meski posko sudah ditutup namun bantuan masih terus berdatangkan sehingga perlu difasilitasi untuk disalurkan.

Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved