Gempa dan Tsunami Sulteng

Sepekan di Sulteng, Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim kembali Pulang

Selama sepekan bertugas jalankan misi kemanusiaan di Sulteng jajaran Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim pulang kembali

Sepekan di Sulteng, Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim kembali Pulang
Tribun Kaltim/M Fachri Ramadhani
Jajaran Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim pulang kembali ke Balikpapan, Rabu (10/10/2018). Usai menjalankan misi kemanusiaan selama sepekan di Palu, Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

Sepekan di Sulteng, Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim kembali Pulang

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Selama sepekan bertugas jalankan misi kemanusiaan di Sulteng jajaran Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim pulang kembali ke Balikpapan, Rabu (10/10/2018).

Mereka langsung dijemput Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto bersama Pangdam VI Mayjen TNI Subiyanto menggunakan pesawat Polri. Kedua pucuk pimpinan aparatur keamanan tersebut terbang dari Balikpapan menggunakan pesawat Polri ke Palu, Sulteng.

"Sepekan di Palu, banyak kegiatan mereka. Membagi bantuan sembako dan air bersih, trauma healing, ada juga yang bertugas masak di dapur umum," kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto, Rabu (10/10/2018) sekitar 17.00 Wita.

Baca: 10 Hari Buka Posko Bantuan Gempa Sulteng, Pemkot Balikpapan Kumpulkan Dana Rp 1,2 Miliar

Selain para Polwan, Priyo menyebut misi kemanusian yang langsung dipimpin Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Lukman tersebut juga mengecek lokasi-lokasi terisolir pasca gempa dan tsunami mengguncang Sulawesi Tengah.

"Tim terabas dipimpin Wakapolda mereka menggunakan motor trail," ujarnya.

Saat ditanya masih adakah daerah terisolir yang belum dijangkau bala bantuan, menurut laporan yang diterima, Priyo menyebut masih ditemukan. Ada beberapa kawasan yang masih belum bisa ditembus menggunakan kendaraan roda 4. "Beberapa jalur hanya bisa ditempuh dengan roda 2," katanya.

Baca: Pencarian Ribuan Korban Hilang dalam Gempa Sulteng Dihentikan 11 Oktober, Ini Alasan Utamanya

Sebanyak 200 pasukan brimob Polda Kaltim juga masih bertugas di Sulawesi tengah. Diketahui mereka bertugas membantu menyakurkan distribusi logistik dan evakuasi korban bencana.

"Masih bertugas dibagi 2 titik, setiap hari kegiatan kemanusiaan dijalankan," ucapnya.

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved