MotoGP

Jelang MotoGP Jepang 2018, Ini Alasan Motor MotoGP Lebih Sering Pakai Rem Depan ketimbang Belakang

Sepeda motor umumnya memakai rem belakang lebih dominan, tapi motor prototype MotoGP zaman sekarang tidak seperti itu.

Jelang MotoGP Jepang 2018, Ini Alasan Motor MotoGP Lebih Sering Pakai Rem Depan ketimbang Belakang
Kolase Crash.com/motogp.com
Jelang MotoGP Jepang 2018, Ini Alassan Motor MotoGP Lebih Sering Gunakan Rem Depan Ketimbang Belakang 

TRIBUNKALTIM.CO - Perhelatan MotoGP kini akan memasuki seri ke-16 MotoGP Jepang yang akan digelar sirkuit Motegi, Minggu (21/10/2018) mendatang. 

Berbicara mengenai proporsi pengereman di motor prototyp MotoGP zaman now, tidak seperti sepeda motor yang digunakan pada umumnya.

Sepeda motor umumnya memakai rem belakang lebih dominan, tapi motor prototype MotoGP zaman sekarang tidak seperti itu.

Rem depan sangat dominan digunakan oleh motor MotoGP zaman now, begini ceritanya.

Balik ke era mesin 990 cc 4-tak baru dimulai (tahun 2002), ternyata rem belakang masih lebih dominan perannya dibanding rem depan.

Di masa itu, engine-braking control (EBC) serta hardware dan software pengereman tidak cukup pintar untuk mengurangi efek negatif torsi yang besar saat menikung.

Rem jaman now MotoGP
Rem jaman now MotoGP (Twitter.com/MotoGP)

Saat hard braking memasuki tikungan, bagian belakang motor akan terlihat seperti akan keluar dari racing line.

Manuver ini biasa disebut dengan power slide.

Jadi ketika akan berakselerasi lagi, kemungkinan highside crash lebih besar karena roda belakang tidak sejajar dengan roda depan.

Teknik pengereman pembalap sangat penting di era ini, karena prinsipnya masih lebih manual.

Halaman
123
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help