Balikpapan Kirim 27 Kontainer Bantuan ke Palu, Ikut juga Bantuan Presiden Jokowi

Bantuan terus mengalir bagi korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah. Sebanyak 27 kontainer bantuan logistik

Balikpapan Kirim 27 Kontainer Bantuan ke Palu, Ikut juga Bantuan Presiden Jokowi
Tribun Kaltim/M Fachri Ramadhani
Sebanyak 27 kontainer bantuan logistik kemanusiaan dikirim ke Palu, Kamis (11/10/2018) dari pelabuhan KKT Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bantuan terus mengalir bagi korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah. Sebanyak 27 kontainer bantuan logistik kemanusiaan dikirim ke Palu, Kamis (11/10) dari pelabuhan KKT Balikpapan.

Puluhan kontainer tersebut diangkut menggunakan kapal Curug milik PT Tempuran Mas atau Temas Line. Bantuan kemanusiaan tersebut ada yang berasal dari bantuan pribadi langsung Presiden Joko Widodo.

Selain itu juga ada Polda Kaltim, Polda Kalsel, Polda Kalteng, Polda Bangka Belitung, Sespim Polri, APBI, IOF, PT KTT dan Pemkot Balikpapan.

Baca: 2 Mobil TNI Masuk ke Mapolda Beri Kejutan untuk Kapolda, Priyo: TNI-Polri Sinergi Tatap 2019

"Diperkirakan kapal akan berlayar selama 12-13 jam dari Pelabuhan KKT Balikpapan sampai Pelabuhan Pantoloan Palu, Sulteng," kata Dirut PT Kaltim Kariangau Terminal M Basir, Kamis (11/10).

Sebelumnya bantuan logistik sudah kali kedua diberangkatkan pihaknya. Sebelumya sebanyak 22 kontainer dikirim ke Palu, Sulteng. "27 kontainer ini isinya, kebutuhan makanan, tenda, selimut dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

Basir menambahkan, pengiriman bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban penderitaan ribuan korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala.

Sekitar 10 hari Pemkot Balikpapan membuka posko bantuan terhimpun dana sekitar Rp 1,2 miliar lebih.

Pantauan Tribun, hingga Rabu (10/10) kemarin, update donasi uang tunai Rp 1.059.763.100 dan donasi via rek Rp 207.940.854. Total dana yang terhimpun sekitar Rp 1.267.703.954.

Baca: Ahli ITS Ingatkan Ada Patahan Surabaya dan Waru, jika Terjadi Gempa Bisa Menimbulkan Amplifikasi

"Tercatat update per 10 Oktober kami imbau kepada staf berhati-hati memasukan data, jangan sampai ada yang terdoubel," kata Zulkifli, Sekretaris Tim Penanganan Pengungsi dan Pengumpulan Sumbangan Korban Bencana Gempa Bumi dan Tsunami kota Balikpapan. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved