Persiapan Cetak APK, KPU Balikpapan Gelar Rakor Desain APK Peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penyampaian desain Alat Peraga Kampanye (APK)

Persiapan Cetak APK, KPU Balikpapan Gelar Rakor Desain APK Peserta Pemilu 2019
Tribun Kaltim
KPU Kota Balikpapan menggelar rakor untuk menyamakan persepsi desain APK. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penyampaian desain Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019 di Hotel Menara Bahtera, Balikpapan, Kamis, (11/10/2018).

Rakor dihadiri seluruh komisioner KPU Kota Balikpapan, Bawaslu Kota Balikpapan, perwakilan Kesbangpol Kota Balikpapan, perwakilan parpol, serta PPK dan PPS.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha menjelaskan, kegiatan rakor dilaksanakan guna membahas dan menyampaikan hasil desain yang diserahkan parpol ke KPU Kota Balikpapan. Desain APK tersebut dibahas bersama untuk menyesuaikan apakah desain APK itu sudah sesuai dengan PKPU atau Juknis 946 atau Juknis 1096.

Baca: Atletik Para Games, Tiga Putri Pelari Indonesia Kuasai 100 Meter Rebut Emas, Perak dan Perunggu

"Kalau sudah sesuai desainnya, baru kita sepakati bersama dengan menandatangani hasil penyampaian ini," ujarnya.

Penyerahan APK tersebut harus ditandatangani karena APK itu sebagian akan dicetak oleh KPU Kota Balikpapan dan sebagian juga di cetak oleh Parpol.

"Untuk yang dicetak KPU, kita gak mau ambil risiko, nanti setelah kita cetak banyak, uangnya juga sudah keluar banyak malah keliru nanti atau parpol gak setuju. Makanya kita sepakati bersama dengan melakukan tandatangan kesepakatan bersama," jelasnya.

Selain menyampaikan soal desain APK, dalam kegiatan itu Thoha juga mengingatkan para peserta pemilu terkait jumlah. Dirinya meminta jumlah APK jangan sampai melampaui batas, karena APK tersebut nantinya akan diberi tanda berupa stiker oleh Kesbangpol Kota Balikpapan sebagai penanda APK yang resmi.

Baca: Pentacity Sediakan Lucky Draw Voucher Belanja Rp 2,5 Juta

"Selain jumlah, kita juga mengingatkan masalah penempatan APK. Jangan sampai APK nanti dipasang di tempat yang dilarang oleh PKPU dan Perwali, seperti di jalan protokol, fasilitas unum, pohon, tempat ibadah atau di tempat pendidikan," tegasnya.

Ditambahnya, dalam desain APK tersebut hanya ditandatangi oleh perwakilan parpol untuk Pileg dan pilpres 2019. Sedangkan untuk desain APK DPD tidak dilakukan tandatangan persetujuan, karena domain persetujuan APK untuk DPD berada di KPU Provinsi Kaltim.

"Yang tandatangan persetujuan APK itu cuma parpol untuk Pileg dan Pilpres saja. Kalau untuk desain APK calon DPD tandatangannya ada di KPU Kaltim, karena domainnya disana. Tapi tetap kami cetakkan," pungkasnya.

Usai penyampaian desain APK, acara dilanjutkan dengan penandatangan persetujuan desain APK oleh masing-masing perwakilan Parpol.

Baca: Jadi Asisten Raffi Ahmad, Merry Digaji Puluhan Juta sebulan, Ditambah Bonus-bonus Lainnya

Diketahui, tiap Parpol mendapat jatah APK yang dicetakkan oleh KPU Balikpapan sebanyak 5 baliho dan 10 spanduk. Sedangkan jatah yang dicetak sendiri oleh parpol yakni 5 baliho perkelurahan dan 10 spanduk per kelurahan. (*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved