Ini Penyebab Tongkang Tabrak Permukiman di Pinggir Sungai Mahakam

Kepolisian bergerak cepat guna mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan di perairan Sungai Mahakam.

Ini Penyebab Tongkang Tabrak Permukiman di Pinggir Sungai Mahakam
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Tongkang tabrak permukiman. Akibat kejadian itu beberapa rumah warga mengalami rusak berat, Minggu (14/10/2018). 

Ini Penyebab Tongkang Tabrak Permukiman di Pinggir Sungai Mahakam

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepolisian bergerak cepat guna mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan di perairan Sungai Mahakam.

Dari hasil penyelidikan, serta pemeriksaan jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, penyebab dari tongkang Kalimantan Cahaya 8 yang ditarik tugboat Delta Ayu 38 menabrak permukiman warga di pinggir sungai Mahakam, tepatnya jalan Cipto Mangunkusumo, RT 8 dan RT 9, Loa Janan Ilir, karena tali second towing tugboat Delta Ayu 38 putus.

Putusnya tali second towing itu sendiri disebabkan karena tongkang Kalimantan Cahaya 8 bersenggolan dengan tongkang RMN 336 yang saat itu ditarik tugboat KSA 41.

Tongkang Tabrak Permukiman di Pinggir Sungai Mahakam, Nenek Sulamiah Bingung Buang Air

Diketahui, tugboat Delta Ayu 38 yang menarik tongkang Kalimantan Cahaya 8 hendak berlayar naik dari arah jembatan Mahulu tanpa muatan.

Sedangkan tugboat KSA 41 yang menarik tongkang RMN 336 hendak turun dan bermaksud tambat di sekitar perairan Loa Buah.

"Senggolan itulah yang membuat tali towing terlepas dan tongkang Kalimantan Cahaya 8 larut dan mengenai permukiman," ucap Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Ipda Abdillah Dalimunte, Minggu (14/10/2018).

Saat kejadian terjadi, cuaca mengalami hujan berangin yang diduga membuat kedua nakhoda kesulitan mengendalikan tugboatnya.

Terkesan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, Standar Indonesia Bikin Negara Lain Minder

Hingga saat ini, kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, diantaranya kedua nakhoda tugboat, serta enam warga yang rumah mengalami kerusakan.

"Sejumlah saksi sudah kita periksa, termasuk nakhoda, untuk tugboat beserta tongkang juga sudah kita amankan. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu," ungkapnya.

Untuk diketahui, kejadian ringseknya sejumlah rumah di pinggir sungai Mahakam terjadi pada Minggu (14/10) sekitar pukul 05.00 Wita.

2020 Tren Ponsel Berpunggung Kaca, Ternyata Ini Kelebihannya

Akibat kejadian itu, terdapat empat rumah mengalami rusak berat, dan dua rumah mengalami rusak ringan.

H-1 Penutupan Pendaftaran CPNS 2018, Ada Formasi yang Nol Pelamar! Segera Cek. . .

Warga yang rumahnya terdampak kejadian itu berharap agar pihak kapal maupun perusahaan yang menaunginya dapat mengganti kerugian yang dialami warga. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help