Pemilu 2019

KPU Kembali Temukan 5 Ribu Data Ganda di Balikpapan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan kembali menerima sekitar 5.000 data ganda dari KPU RI.

KPU Kembali Temukan 5 Ribu Data Ganda di Balikpapan
TRIBUN KALTIM/ARIS JONI
Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha 

KPU Kembali Temukan 5 Ribu Data Ganda di Balikpapan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan kembali menerima sekitar 5.000 data ganda dari KPU RI, sehingga KPU Kota Balikpapan harus melakukan pencermatan kembali terhadap data yang ganda tersebut, Minggu (14/10/2018).

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, data ganda tersebut didapati melalui aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) milik KPU, sehingga melalui aplikasi tersebut dapat terlihat data pemilih lintas Provinsi atau lintas Kabupaten/Kota.

"Data ganda itu kita akan cermati lagi," ujarnya.

Terkesan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, Standar Indonesia Bikin Negara Lain Minder

Lanjutnya, data ganda yang di terima KPU Kota Balikpapan tersebut memiliki beragam kegandaan seperti ganda nama, ganda nama dan NIK, adapula ganda nama dan NIK serta Alamat.

"Nanti kita akan urai satu-persatu,"

Dia menambahkan, KPU Kota Balikpapan sebelumnya telah melakukan pleno DPT Pemilu 2019 sebanyak 424.516 pemilih.

Belanda Vs Jerman, 3 Keputusan Aneh Joachim Loew yang Picu Kekalahan Telak Der Panzer

Namun menurutnya, dengan adanya data ganda sebanyak 5.000 yang dikirim kembali oleh KPU RI, maka jumlah DPT berpotensi berkurang jika data ganda tersebut terbukti.

Anggap Program Lebih Jelas dan Nyata, La Nyalla Tinggalkan Prabowo dan Pilih Dukung Jokowi

Ingin Liburan ke Luar Rumah? Simak Dulu Prakiraan Cuaca di Wilayah Indonesia, Minggu (14/10/2018)

2020 Tren Ponsel Berpunggung Kaca, Ternyata Ini Kelebihannya

H-1 Penutupan Pendaftaran CPNS 2018, Ada Formasi yang Nol Pelamar! Segera Cek. . .

"Kalau terbukti potensi berkurang. Tapi, kita juga dapat info kalau di Disdukcapil Balikpapan juga ada memegang data warga yang sudah melakukan perekaman tapi belum masuk daftar pemilih. Daftar pemilih ini akan bergerak terus," pungkasnya. (*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved