Pemilu 2019

Pemilu Minim Partisipasi Pemilih, Ini Kebijakan KPU Berau

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyadari, dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur belum lama ini, partsipasi masyarakat sangat minim.

Pemilu Minim Partisipasi Pemilih, Ini Kebijakan KPU Berau
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Pemilihan Gubernur 2018 di Kabupaten Berau belum lama ini, minim partisipasi masyarakat. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pileg dan Pilpres 2019 mendatang, KPU memperpanjang masa kampanye. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyadari, dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur belum lama ini, partsipasi masyarakat sangat minim.

Penyebabnya macam-macam, mulai dari minimnya sosialisasi KPU sendiri, hingga minimnya kampanye politik dari para peserta Pemilu.

Bahkan, memasuki tahapan kampanye Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden, banyak masyarakat yang belum mengetahui, jika tahapan Pemilu sudah dimulai.

Terkesan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, Standar Indonesia Bikin Negara Lain Minder

“Kalau saya tahunya Pileg dan Pilpres dimulai tahun depan (2019), tidak tahu kalau kampanye sudah dimulai,” kata Rudiansyah, warga Kecamatan Tanjung Redeb Minggu (14/10/2018).

Hal yang sama juga dilontarkan oleh Rusmawandi, warga Kecamatan Teluk Bayur.

“Saya juga tidak tahu kalau ini masa kampanye. Karena sampai sekarang saya tidak pernah liat ada partai politik atau caleg yang melakukan kampanye. Hanya kampanye lewat Facebook saja yang banyak,” ungkapnya.

Belanda Vs Jerman, 3 Keputusan Aneh Joachim Loew yang Picu Kekalahan Telak Der Panzer

Ketua KPU Berau, Roby Maula mengakui, pelaksanaan Pemilu beberapa waktu lalu memang minim partisipasi pemilih.

“Memang ada degradasi atau merosotnya jumlah pemilih, kami punya datanya,” kata Roby tanpa menyebut persentase penurunan, tetapi Asisten I, Bidang Pemerintahan Setkab Berau menyebut, dalam Pilgub 2018, jumlah partisipasi masyarakat Berau hanya 51 persen.

Anggap Program Lebih Jelas dan Nyata, La Nyalla Tinggalkan Prabowo dan Pilih Dukung Jokowi

Roby mengatakan, untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pileg dan Pilpres, KPU membuat masa kampanye yang lebih panjang.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved