Tolak Keras LGBT di Balikpapan, HMI Minta Pemkot Buat Perda

Kini, kecaman untuk kaum LGBT tersebut datang dari organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Balikpapan.

Tolak Keras LGBT di Balikpapan, HMI Minta Pemkot Buat Perda
lgbt.org
Kelompok lelaki berperilaku seks menyimpang peyuka sesame jenis (gay) dalam sebuah kegiatan memerjuangkan perkawinan sesame jenis di Denver 

Tolak Keras LGBT di Balikpapan, HMI Minta Pemkot Buat Perda

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kembali maraknya kasus Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT)
di Kota Balikpapan dengan munculnya grup Gay Balikpapan di Media Sosial (Medsos) membuat beberapa kalangan menyatakan sikap penolakan.

Setelah mendapat reaksi keras dari Pemkot Balikpapan dan Kepolisian mulai Polres Balikpapan hingga Polda Kaltim, kini, kecaman untuk kaum LGBT tersebut datang dari organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Balikpapan.

Saat di konfirmasi Tribunkaltim.co, Ketua Umum HMI Cabang Balikpapan, Rizqi Usman mengatakan, terkait adanya grup Facebook Gay di kota Balikpapan tersebut tentunya sangat meresahkan, khususnya di kalangan mahasiswa.

Wawali Rahmad Masud Minta Kepolisian Lacak Kelompok Gay di Kota Balikpapan

Bagaimana tidak, Kota Balikpapan selama ini dikenal Bersih, Indah, aman dan Nyaman tercoreng dengan adanya kaum tersebut.

"Jika adanya fenomena seperti ini, saya rasa tidak ada lagi rasa nyaman untuk kami tinggal di Balikpapan," ujarnya.

Tetapi menurut Rizqi, terlepas dari itu, dirinya tentu mendukung sepenuhnya pihak-pihak terkait seperti Pemkot dan Kepolisian untuk dapat mengusut kasus atau fenomena LGBT di Balikpapan.

Selain itu, ia juga berpendapat harusnya ada regulasi yang jelas sehingga dapat melarang adanya kaum LGBT di Balikpapan.

"Karena selama ini yang saya tahu pelaku hanya akan dikenakan sanksi moral saja, tidak ada aturan yang melarang perbuatan tersebut secara normatif," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved