Alat Percetakan E-KTP Disdukcapil Tarakan Kurang dan Sudah Lama

Di Kantor Disdukcapil Tarakan perangkat percetakan perlu diperbarui, karena peralatannya sudah lama dan jumlahnya masih kurang.

Alat Percetakan E-KTP Disdukcapil Tarakan Kurang dan Sudah Lama
HO/HUMAS TARAKAN
Walikota Tarakan Sofian Raga audiens dengan Asisten Deputi Peningkataan Pelayanan Publik Kemenkopolhukam Republik Indonesia Agung Prastito, Kamis (18/10/2018) di ruang kerja Walikota Tarakan. 

Alat Percetakan E-KTP Disdukcapil Tarakan Kurang dan Sudah Lama

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Asisten Deputi Peningkataan Pelayanan Publik Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Republik Indonesia Agung Prastito melakukan audiens langsung dengan Walikota Tarakan Sofian Raga, Kamis (18/10/2018) di ruang kerja Kantor Walikota Tarakan.

Dalam audiens bersama orang nomor satu di Tarakan, Agung melakukan beberapa pertanyaan tentang pelayanan publik di dinas pelayanan perizinan satu pintu dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tarakan Provinsi Kaltara.

Di audiens langsung ini, terungkap  bahwa di Kantor Disdukcapil perangkat percetakan perlu diperbarui, karena peralatannya sudah lama dan jumlahnya masih kurang.

Pasha Ungu Nyatakan Siap Mundur, Adelia Wilhelmina Sempat Kesal dan Ungkapkan Hal Ini

Begitu pula di dinas pelayanan perizinan, ternyata dampak lalu lintas khususnya jalan nasional perizinanannya harus dari pemerintah pusat, karena ini perintah undang-undang

“Karena perizinannya harus dari pemerintah pusat jadi prosesnya agak lama dan memakan waktu yang lama. Tentunya apa yang kita temukan ini akan kita koordinasikan dengan pemerintah pusat khususnya kementerian terkait. Seperti pelayanan perizinan jalan nasional ini kita koordinasikan dengan Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Iwan Fals Buat Polling Pilpres 2019 di Twitter, Siapakah Capres-Cawapres yang Unggul Sementara?

Menurut Agung, pihaknya turun langsung ke Kota Tarakan, untuk mengetahui sejauh mana pelayanan publik yang telah dilakukan Pemkot Tarakan terhadap masyarakat.

Hal ini sesuai dengan nawacita Presiden Jokowi, bahwa negara harus hadir.

“Ini sesuai dengan nawacita pak presiden bahwa negara harus hadir. Jangan sampai pelayanan publik itu terkendala dengan segala birokratif dan regulatif yang ada. Tentu kita akan mendorong kementerian terkait untuk mengkoordinasikan permasalahan yang ada ini,” ujarnya.

Sudah Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018? Ini Tahapan Tes Selanjutnya yang Harus Kamu Tahu

Agung mengakui, bahwa kedatangannya ke Kota Tarakan hanya untuk melihat pelayanan publik di bidang perizinan dan kependudukan.

Pasalnya dua pelayanan publik ini merupakan kebutuhan dasar yang dilakukan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Junisah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved