Gempa dan Tsunami Sulteng

Posko Bantuan Gabungan di Pelabuhan Semayang Balikpapan Diperpanjang

Berbagai posko didirikan di beberapa titik lokasi di Balikpapan. Di antaranya Posko di Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Posko Bantuan Gabungan di Pelabuhan Semayang Balikpapan Diperpanjang
TRIBUN KALTIM/ANDRIAS HILLBERT LAPIAN
Posko bantuan yang didirikan oleh beberapa instansi di Pelabuhan Semayang Balikpapan. KSOP bekerjasama dengan Pelni, TNI AL, dan Beacukai berhasil mengirimkan bantuan yang cukup besar via laut. 

Posko Bantuan Gabungan di Pelabuhan Semayang Balikpapan Diperpanjang

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Andrias Hillbert Lapian

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pasca gempa Sulteng yang terjadi pada Jumat (28/9/2018) lalu, Balikpapan ditetapkan menjadi daerah penyangga.

Berbagai posko didirikan di beberapa titik lokasi di Balikpapan. Salah satunya adalah Posko yang didirikan oleh beberapa instansi di Pelabuhan Semayang Balikpapan.

KSOP bekerjasama dengan Pelni, TNI AL, dan Beacukai berhasil mengirimkan bantuan yang cukup besar via laut.

Sampai hari ini Kamis (18/10/2018) posko tersebut masih berdiri dan sedang diperpanjang masa tugasnya.

Petugas KSOP Balikpapan yang menangani posko tersebut, Sugiono, mengakui posko bantuan diperpanjang dikarenakan arahan dari pusat.

“Karena ada evaluasi dari pemerintah Sulteng, bahwa tanggap darurat itu diperpanjang sampai tanggal 26 Oktober, posko gabungan ini mengikuti instruksi selanjutnya dari pusat”, jelasnya.

Ia mengaku berdasarkan hasil rapat Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu (KOSATGASGABPAD) yang dilakukan di ruang kerja Gubernur Sulteng Kamis (11/10/2018) lalu.

Hasilnya forum memperpanjang Tanggap Darurat dari tanggal 13 Oktober hingga 26 Oktober.

Halaman
12
Penulis: Andrias Hillbert Lapian
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved