Gempa dan Tsunami Sulteng

Posko di Pemkot Balikpapan Tiap Hari Didatangi Pengungsi, Minta Bantuan Harus Bawa Surat Domisili

Posko Penangan bencana gempa dan tsunami Sulteng di halaman kantor Pemerintah Kota Balikpapan tiap hari selalu di datangi pengungsi

Posko di Pemkot Balikpapan Tiap Hari Didatangi Pengungsi, Minta Bantuan Harus Bawa Surat Domisili
tribun kaltim/Aris joni
Posko di Halaman Pemkot Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Posko Penangan bencana gempa dan tsunami Sulteng di halaman kantor Pemerintah Kota Balikpapan tiap hari selalu di datangi pengungsi yang ingin meminta bantuan.

Salah seorang petugas posko di Pemkot Balikpapan, Dwi Endah menjelaskan, dalam sehari bisa sampai tiga pengungsi yang mendatangi posko penanganan bencana di Pemkot untuk meminta kebutuhannya.

"Setiap hari pasti ada mas pengungsi yang datang kesini minta bantuan untuk kebutuhannya," ujarnya,  Jumat, (19/10/2018).

Baca: Kisah Ramna, Korban Gempa Palu yang Selamat dari Likuefaksi, Selamat Karena Dimuntahkan Bumi

Lanjutnya, kebanyakan pengungsi yang datang meminta bantuan adalah pengungsi yang tinggal bersama keluarganya di Kota Balikpapan dan petugas memberikan bantuan berupa sembako seperti, beras, mie instan, teh, susu, perlengkapan anak jika memiliki anak, perlengkapan pakaian dalam pria dan wanita, dan makanan ringan.

"Rata-rata bantuan sembako mas," ucapnya.

Ditambahnya, terkait persyaratan pengungsi yang ingin meminta bantuan di posko pemkot Balikpapan cukup membawa surat keterangan domisili dimana pengungsi tersebut tinggal.

Baca: Saat Gempa Terjadi, Aria Merasa Seperti Berselancar di atas Lumpur

"Harus bawa surat keterangan domisi mas. Kalau gak ada surat itu, kita gak bisa keluarin barang," pungkasnya.

Penulis: Aris Joni
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved