Pria Asal Balikpapan Nikahi Korbannya saat Bawa Lari Gadis di Bawah Umur ke Kutai Barat

tersangksa kasus penculikan di bawah umur yang baru-baru ini ditangkap polisi, ternyata memiliki hubungan istimewa terhadap korbannya.

Pria Asal Balikpapan Nikahi Korbannya saat Bawa Lari Gadis di Bawah Umur ke Kutai Barat
Kompas.com
Ilustrasi penculikan anak 

TRIBUNKALTIM.CO - Ukas (21) tersangksa kasus penculikan di bawah umur yang baru-baru ini ditangkap polisi, ternyata memiliki hubungan istimewa terhadap korbannya.

Pelaku dan korban ternyata merupakan sepasang kekasih. Bahkan belakangan diketahui, saat dibawa lari ke Kubar, AJ (17) mengaku telah menikah secara siri. Saat prosesi nikah siri hanya dihadiri oleh pihak keluarga tersangka.

"Korban mengakui bahwa dirinya tidak diculik namun dirinya dibawa pergi oleh pelaku karena cinta," kata Direskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto melalui Kabid Humas, Kombes Ade Yaya, Selasa (23/10/2018).

Baca: Kapolres Sebut Berita Penculikan Anak di PPU Hoax

Pemberitaan sebelumnya, Ukas (21) pemuda Manggar Balikpapan Timur ini harus berurusan dengan polisi. Lantaran membawa kabur anak di bawah umur.

Orang tua anak yang keberatan melapor ke Polda Kaltim, Rabu (17/10/2018) lalu. Sebab, anaknya tak berada di rumah sejak (11/10/2018). Orang tua menduga anaknya dibawa lari, lantaran mengetahui Ukas menjalin cinta bersama anak mereka, sebut saja Bunga.

Penyidik Subdit IV Renakta Polda Kaltim meluncur ke Muara Kaman. Mereka pun menggerebek salah satu rumah yang diduga dijadikan tempat persembunyian. Namun nihil. Tak ditemukan pelaku maupun korban.

Tak lama berselang, pelaku dan korban diketahui sudah berada di Balikpapan, kawasan Kilometer 6 Jalan Soekarno Hatta. Polisi melakukan pengejaran, sekaligus melakukan pengecekan ke seluruh jalur penyebrangan baik laut maupun udara.

Baca: Penculikan dan Pembunuhan Satu Keluarga, Polisi Mulai Menangkap Satu Tersangka Tetangga Korban

Sekitar 19.30 Wita, team pemburu yang dipimpin oleh AKP Amran SH menyisir ke areal Pelabuhan Semayang Balikpapan. Mereka dibackup personel Polsek KP3 Pelabuhan Semayang

Akhirnya pelaku dan korban tertangkap di atas kapal KM. Madani tujuan Makassar, kemudian Pelaku dan korban dibawa ke Mapolda Kaltim

Atas perbuatannya, Ukas dijerat Pasal 332 KUHP Jo Pasal 81 UURI nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UURI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

"Ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun," tuturnya.

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved