SBMPTN 2019 Punya Aturan Baru, Bakal Gunakan soal HOTS

Ketua Panitia SBMPTN 2018 sekaligus Rektor Universitas Sebelas Maret Ravik Karsidi menyebutkan, Peserta Tes Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019

SBMPTN 2019 Punya Aturan Baru, Bakal Gunakan soal HOTS
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Peserta mengerjakan soal Tes Kemampuan Dasar Saintek dalam ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) Serentak yang berlangsung di MTSN Model Makassar, Sulsel, Selasa (8/5/2018). SBMPTN Regional Makassar tersebut diikuti 51.800 peserta yang mendaftar di empat perguruan tinggi negeri (PTN) di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yakni Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), dan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

SBMPTN 2019 Punya Aturan Baru, Bakal Gunakan soal HOTS 

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi ( Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 di Ruang Sidang Utama, Gedung D Kemenristekdikti (22/10/2018) menyebutkan terdapat sejumlah ketentuan baru yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Kebijakan tersebut terkait pengembangan model dan proses seleksi yang berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.

Untuk itu mulai tahun 2019 Kemenristekdikti akan memberlakukan kebijakan di bidatng seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

 Salah satu perubahan dilakukan adalah terkait soal tes SBMPTN.

Baca: SBMPTN 2019 Beda dengan Tahun Lalu, Simak Baik-baik Aturan Mainnya!

Lebih lanjut Menteri Nasir menjelaskan pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Untuk soal TKA, lanjut Menristek, tetap akan menggunakan pilihan Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) serta Sosial Humaniora (Soshum).

Tes TKA ini akan mengukur kompetensi pengetahuan calon mahasiswa pada materi yang diajarkan di sekolah dan yang diperlukan saat mengikuti program studi yang dipilih.

Rencananya, soal-soal SBMPTN 2019 akan menggunakan soal HOTS (High Order Thinking Skill) atau soal dengan kemampuan analisa tinggi.

"Kemampuan calon mahasiswa untuk menganalisa adalah hal yang penting," tegas Nasir.

Baca: Pengumuman Hasil SBMPTN 2018 Mengecewakan? Ini Daftar PTN yang Masih Buka Ujian Mandiri

Halaman
12
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved