Gempa dan Tsunami Sulteng

Lihat Posko Pengungsi Sulteng di Balikpapan, Pangkoopsau II Ungkapkan Hal Ini

Panglima Komanda Operasi Angkatan Udara II Marsma TNI Henri Alfiandi tinjau tenda pengungsian korban bencana Sulteng

Lihat Posko Pengungsi Sulteng di Balikpapan, Pangkoopsau II Ungkapkan Hal Ini
Tribun Kaltim/Rachmad Sujono
Panglima Komanda Operasi Angkatan Udara II Marsma TNI Henri Alfiandi tinjau tenda pengungsian korban bencana Sulteng, Rabu (24/10/2018) di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Panglima Komanda Operasi Angkatan Udara II Marsma TNI Henri Alfiandi tinjau tenda pengungsian korban bencana Sulteng, Rabu (24/10/2018) di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan.

"Saya tak menyangka sebaik ini pelayanan. Saya ingin tahu secara cepat dan langsung, karena baru menjabat 4 hari lalu. Saya pengen tahu soal Lanud ini," katanya, yang turut didampingi Danlanud Balikpapan Kolonel pnb Muhammad Mujib.

Jenderal TNI bintang 1 salut atas kepedulian yang tinggi dari masyarakat dan pemerintah kota Balikpapan. Tak hanya publik nasional, bahkan mata internasional juga melihat apa yang telah dilakukan TNI-Polri serta masyarakat di Balikpapan.

Baca: Puluhan Pengungsi Lakukan Shalat Jumat di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan

"Salut kepada masyarakat yang membantu, maupun sumbang tenaga dan pikiran di sini. Kita aparat jelas, tapi ini ada mahasiwa, ibu-ibu. Kita latihan militer tak seperti ini (posko) Ini Perlu diapresiasi," ungkapnya.

Pihaknya memastikan bakal memberikan reward kepada prjaurit, yang telah mengelola posko terpadu di Lanud Dhomber Balikpapan.

Bila dulu tentara didoktrin membunuh musuh di medan perang. Dalam kondisi saat ini abdi mereka dibutuhkan untuk menyelamatkan rakyat yang ditimpa bencana.

Baca: Sebanyak 41 Pengungsi Sulteng Tinggal di Kelurahan Baru Ulu, Ini Bentuk Dukungan Pemerintah

"Pastinya akan memberikan apresiasi kepada prajurit. Kita laporkan pimpinan teringhi. Saya yakin pemerintah juga akan memberikan. Kita tak perlu apresiasi materil, cukup bilang tentara hebat. Itu lebih dari cukup," selorohnya. 

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved