Kebohongan Ratna Sarumpaet

Bawaslu Simpulkan Tak Ada Pelanggaran Kampanye Terkait Hoaks Ratna Sarumpaet

Sebelum mengambil keputusan, Bawaslu memeriksa pihak pelapor, saksi, dan sejumlah bukti.

Bawaslu Simpulkan Tak Ada Pelanggaran Kampanye Terkait Hoaks Ratna Sarumpaet
TRIBUNNEWS.COM/Chaerul Umam
Ratna Sarumpaet. 

Bawaslu Simpulkan Tak Ada Pelanggaran Kampanye Terkait Hoaks Ratna Sarumpaet

TRIBUNKALTIM.CO - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) memutuskan tidak ada pelanggaran kampanye yang dilakukan tim kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, terkait dengan penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, Bawaslu mengambil kesimpulan bahwa tindakan Ratna Sarumpaet menyebarkan hoaks bukan bagian dari kampanye hitam, sehingga tidak melanggar Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Itu bukan kampanye. Jadi memang sudah kami pelajari barang bukti yang disertakan kemudian mempelajari isi laporan dari pelapor dan juga mendengarkan keterangan dari KPU memang terbukti tidak ada pelanggaran pemilu. Jadi peristiwa itu tidak ada kaitannya dengan pelanggaran pemilu," kata Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo saat dikonfirmasi via telepon selularnya, Kamis (25/10/2018).

"Artinya peristiwa perbuatan Ratna Sarumpaet itu kemudian juga konpers yang dilakukan oleh tim kampanye 02 itu setelah kami pelajari juga mengaitkan dengan klarifikasi, itu tidak ada, tidak ditemukan pelanggaran pemilu," sambungnya.

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi akan Memanggil Kembali Nanik Deyang, Iqbal dan Dahnil

Hasil Survey LSI: 85 Persen Responden Tidak Suka Berita Hoaks Ratna Sarumpaet

Sebelum mengambil keputusan, Bawaslu memeriksa pihak pelapor, saksi, dan sejumlah bukti. Pemeriksaan juga dilakukan oleh pihak kepolisian dan kejaksaan sebagai bagian dari Sentra Gakkumdu.

Ahli yang dimintai pendapat adalah Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara bukti yang diperiksa, merupakan rekaman pernyataan tim kampanye Prabowo-Sandiaga dan Ratna Sarumpaet terkait penyebaran hoaks.

Meskipun tidak memeriksa pihak terlapor, Ratna Dewi mengatakan, pihaknya tetap dapat mengambil kesimpulan.

"Sebenarnya tanpa memeriksa terlapor, kami sebenarnya juga sudah bisa mengambil kesimpulan," ujar dia.

Pasca-Hoaks Ratna, Survei LSI: Turun Dukungan Pemilih Berpendidikan Tinggi ke Prabowo-Sandi

Ternyata Ini Alasan Polisi Periksa Atiqah Hasiholan dalam Kasus Hoaks Ratna Satrumpaet

Halaman
12
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved