Gempa dan Tsunami Sulteng

Masih Data Sementara, Kerugian Akibat Gempa Palu Sudah Mencapai Rp 15,29 Triliun, Ini Rinciannya

Kerugian ini akibat dampak yang terjadi di empat wilayah, yaitu Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.

Masih Data Sementara, Kerugian Akibat Gempa Palu Sudah Mencapai Rp 15,29 Triliun, Ini Rinciannya
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Kerusakan akibat gempa bumi yang melanda, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia. 

Masih Data Sementara, Kerugian Akibat Gempa Palu Sudah Mencapai Rp 15,29 Triliun, Ini Rinciannya

TRIBUNKALTIM.CO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, berdasarkan data terakhir yang dirilis pada Jumat (26/10/2018), total sementara kerugian dan kerusakan akibat bencana yang melanda Sulawesi Tengah sebesar Rp 15,29 triliun.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kerugian ini akibat dampak yang terjadi di empat wilayah, yaitu Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.

"Dari Rp 15,29 triliun kerugian itu adalah Rp 2,02 triliun, sedangkan kerusakan Rp 13,27 triliun. Definisi kerusakan itu adalah nilai kerusakan stok fisik aset, sedangkan kerugian adalah arus ekonomi yang terganggu akibat bencana," ujar Sutopo, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (25/10/2018).

Ramai di Medsos Gangguan Hantu Pokpok di Tenda Pengungsi, BPBD Palu: Belum Terima Laporan

Kisah Ramna, Korban Gempa Palu yang Selamat dari Likuefaksi, Selamat Karena Dimuntahkan Bumi

Daerah terdampak dengan total kerugian serta kerusakan terbesar adalah Palu, dengan jumlah Rp 7,6 triliun. Sutopo mengatakan, penyebabnya karena Palu terkena terjangan tsunami dan fenomena likuefaksi.

Selain itu, aset ekonomi di Palu juga memiliki jumlah yang lebih besar dari wilayah lain.

"Itu karena Palu menerima sapuan terjangan tsunami yang lebih parah, kemudian juga ada likuefaksi. Padahal, pusat gempanya ada di Donggala, tapi tingkat kerugian, kerusakan ekonomi yang ditimbulkan di Kota Palu lebih besar," jelas Sutopo.

"Selain itu juga aset-aset ekonomi yang ada di Palu jumlahnya lebih besar dibandingkan di Donggala, Parigi Moutong, dan Sigi," lanjut dia.

Sementara itu, jumlah kerugian dan kerusakan di Sigi sebesar Rp 4,9 triliun, Donggala Rp 2,1 triliun, dan Parigi Moutong menderita kerugian sebesar Rp 631 miliar.

Sutopo mengatakan, jumlah tersebut masih bersifat sementara dan kemungkinan akan bertambah.

Mengintip Masjid Darurat Bantuan Swiss untuk Korban Gempa Palu, Ada Karpet dan Pengeras Suara Azan

Menangis dan Ungkap Perjuangannya saat Gempa Palu, Pasha : Kalau Dianggap Lalai Saya Siap Mundur

Namun, ia memastikan bahwa pemerintah akan mendampingi untuk proses pemulihan dan memperbaiki kondisi ekonomi di wilayah terdampak bencana.

Gempa bermagnitudo 7,4 yang terjadi Jumat (28/9/2018) pukul 17.02 WIB di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah mengakibatkan 2.081 orang meninggal dunia dan 12.568 orang luka berat, per Jumat (26/10/2018). BNPB juga mencatat, terdapat 1.309 orang hilang dan terdapat 214.925 orang mengungsi akibat bencana ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Total Sementara Kerugian Bencana Sulteng Capai Rp 15,29 Triliun", 

Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved