Kenali Leptospirosis, Gejalanya Mirip Masuk Angin Biasa Tapi Bisa Berakibat Kematian

Dijelaskan, leptospirosis memiliki gejala yang hampir mirip dengan masuk angin yang membuat orang menganggap seperti penyakit biasa.

Kenali Leptospirosis, Gejalanya Mirip Masuk Angin Biasa Tapi Bisa Berakibat Kematian
Tribun Jogja/M Fauziarakhman
Grafis Leptospirosis 

Kenali Leptospirosis, Gejalanya Mirip Masuk Angin Biasa Tapi Bisa Berakibat Kematian

TRIBUNKALTIM.CO - Datangnya musim penghujan, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta meminta masyarakat mewaspadai penyakit leptospirosis yang  disebabkan oleh bakteri leptospira, yang terbawa pada hewan seperti tikus.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu mengatakan kasus leptospirosis perlu diwaspadai pada musim hujan.

Jika tidak diwaspadai, leptospirosis berakibat fatal, karena bisa menyebabkan kematian.

"Kalau musim kemarau memang sedikit, tetapi mulai banyak saat musim hujan. Dan kalau tidak diwaspadai bisa fatal. Penyakit ini mulai dari nggak ada gejala sampai parah. Orang kadang nggak menyangka kalau itu leptospirosis," katanya pada Tribunjogja.com, Sabtu (27/10/2018).

Mengenal Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Titi Qadarsih, Begini Gejala Awalnya

Cegah Wabah Penyakit, Heli Semprotkan Disinfektan di Wilayah Likuefaksi Petobo-Balaroa

Ia menjelaskan leptospirosis memiliki gejala yang hampir mirip dengan masuk angin yang membuat orang menganggap seperti penyakit biasa.

"Gejala awal itu seperti masuk angin, panas, pusing, nyeri sendi, terutama otot betis. Kalau ada gejala seperti itu, langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan. Apalagi kalau setelah kerjabakti, baik di rumah atau di lingkungan yang berhubungan dengan sampah," jelasnya.

"Harus waspada,langsung bilang ke dokternya kalau setelah kerja bakti. Itu penting, karena untuk tahu leptospirosis harus cek laboratorium," sambungnya.

Terkait penularan, Endang mengungkapkan melalui mata, kulit, terutama kulit yang luka, dan lain-lain.

Bagaimana Kanker Paru Bermula? Kenali Penyakit yang Merenggut Nyawa Istri Indro Warkop

Terungkap, Ternyata Ini Penyakit yang Diderita Artis Serba Bisa Titi Qadarsih Sebelum Meninggal

Oleh sebab itu ia mengimbau masyrakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri sendiri.

"Untuk mencegah ya jangan sampai ada genangan,karena bisa menular juga lewat air yang terkontaminasi leptospira. Lalu bersihkan sampah di lingkungan, waspada sisa makanan. Yang pasti cegah populasi tikus, karena musim hujan populasinya meningkat. Kalau setelah aktivitas harus cuci tangan, mandi pakai sabun," ungkapnya.

Selain penyakit leptospirosis, Dinkes Kota Yogyakarta juga mewaspadai DBD dan diare.

Meski jumlahnya cenderung turun, namun setiap penyakit perlu diantisipasi sejak dini.

"Leptospirosis itu memang sedkit, puluhan memang, namun kefatalannya itu yang perlu diwaspadai. Kalau dibandingkan dengan DBD dan diare, ya masih jauh. Kemarin DBD mengalami penurunan, menjadi 78 kasus. Karena musim hujan, nanti pasti banyak jentik. Sementara diare perlu diwaspadai daeri makanan," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Waspadai Penyakit Leptospirosis Saat Musim Hujan, 

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved