Raih Penghargaan dari IIPG, Gubernur Irianto Disebut Berhasil Bangkitkan Kaltara

Kepimpinan DR H Irianto Lambrie sebagai Gubernur Kaltara bersama Wagub H Udin Hianggio dinilai oleh banyak lembaga telah berhasil

Raih Penghargaan dari IIPG, Gubernur Irianto Disebut Berhasil Bangkitkan Kaltara
IST
-Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menerima penghargaan Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Tata Kelola Baik 2018 pada Anugerah Pandu Negeri 2018 gelaran IIPG di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (26/10). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kepimpinan DR H Irianto Lambrie sebagai Gubernur Kalimantan Utara bersama Wabug H Udin Hianggio dinilai oleh banyak lembaga telah berhasil mencapai kinerja terobosan dalam pertumbuhan sosiol ekonomi dan pembangunan jangka panjang.

Pemprov Kaltara juga dianggap mampu mewujudkan reformasi tata kelola melalui peningkatan kesadaran dan ketertarikan terhadap pentingnya reformasi tata kelola pada sektor publik. Salah satu lembaga yang memberikan penilaian itu, adalah Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) bernaung di bawah Yayasan Pengembangan Tata Kelola Indonesia.

Atas capaian itu, Pemprov Kaltara dianugerahi penghargaan Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Tata Kelola Baik 2018 oleh IIPG.

Baca: Gustika Fardani Cucu Bung Hatta Mengaku Ternyata Masih Bersaudara dengan Sandiaga Uno

“Penghargaan ini bentuk penghargaan atas upaya dan usaha pemprov mewujudkan good governance. Ini raihan yang cukup membanggakan karena ini diperoleh dalam usia 5 tahun provinsi kita” kata Gubernur Irianto Lambrie usai menerima trofi dan sertifikat penghargaan dari Ketua Dewan Penasehat IIPG, Prof Dr H Boediono M. Ec yang juga Wakil Presiden RI 2009-2014 pada acara Anugerah Pandu Negeri 2018 di Ruang Pertemuan Lantai 2 Puri Rahayu Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (26/10).

Ia berharap raihan itu dipertahankan. Penghargaan ini sebagai pengingat bagi dirinya, juga pemimpin Kaltara selanjutnya agar tetap berada pada jalur yang tepat. “Ini harapan kita semua, agar tak ada pemimpin ke depan yang terjerat dengan hukum,” ujarnya.

Penghargaan ini diberikan hanya kepada pemerintah daerah yang selama periode penilaian benar-benar tak terjerat kasus tindak pidana atau korupsi. Apabila dalam perjalanannya, pemerintah daerah didapati terjerat kasus pidana maka penghargaan dapat dibatalkan atau dicabut.

Baca: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Sebut UMP 2019 Kaltara akan Tertinggi di Kalimantan, Ini Nominalnya

“Saya melihat paparan tadi, tim penilainya sangat kompeten. Dan ditegaskan juga oleh Pak Boediono bahwa IIPG tak berafiliasi dengan partai manapun dalam pelaksanaannya. Jadi, saya merasa hasil penilaiannya objektif,” jelasnya.

Pada penilaian tahap I ada 548 pemerintah daerah termasuk provinsi yang dinilai. Penilaiannya, dari aspek pemerintahan dan kinerja. Aspek pemerintahan, yang dinilai meliputi tata kelola keuangan, pemerintahan dan anti korupsi. Sedangkan, aspek kinerja yang dilihat adalah pertumbuhan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia dan upaya lain yang bersifat transformatif.

Penilaian tahap I, hanya 135 pemerintah daerah yang lolos, termasuk Pemprov Kaltara. Dan, masuk tahap II, Pemprov Kaltara pun lolos dan masuk daftar nominator bersama 61 pemerintah daerah lainnya.

Baca: Hasil Foresik, Mayat Dicor Dalam Drum Dua Bulan Lalu Korban Pria Berusia di atas 25 Tahun

Dirjen Otda Kemendagri Soni Sumarsono menuturkan pujian kepada Gubernur juga Pemprov Kaltara yang nyaris tak pernah luput dalam setiap penghargaan pemerintah daerah berprestasi.

“Yang patut diketahui, di bawah kepemimpinan Gubernur Irianto Lambrie ini, pembangunan Kaltara mampu terwujud dengan baik. Bahkan, jalan di perbatasan juga sudah sangat mulus saat ini,” ujar Soni. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved