Komunitas

Balikpapan Dream Team, Komunitas Pecinta Hot Wheels di Balikpapan, Ini Kegiatan & Ragam Koleksinya

Ya apalagi kalau bukan Hot Wheels. Miniatur mobil kecil ini punya komunitas di Balikpapan yang menamakan dirinya Balikpapan Dream Team

Balikpapan Dream Team, Komunitas Pecinta Hot Wheels di Balikpapan, Ini Kegiatan & Ragam Koleksinya
tribunkaltim.co/rachmat sujono
Komunitas hot wheels Balikpapan Dream Team (BDT) 
Balikpapan Dream Team, Inilah Komunitas Pecinta Hot Wheels di Balikpapan
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Andrias Hillbert Lapian
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jika berbicara dunia otomotif maka tidak akan ada habisnya. Mulai dari keluaran mobil terbaru, mesin dengan tenaga kuda yang laju, atau modifikasi yang unik.
Namun ada juga komunitas penyuka mobil di Balikpapan yang tidak kalah menarik.
Mobil itu tidak bermesin, dan ukurannya pun sangat kecil. Ya apalagi kalau bukan Hot Wheels. Miniatur mobil kecil ini punya komunitas di Balikpapan yang menamakan diri mereka Balikpapan Dream Team (BDT). 
Didirikan oleh Feddy Asra tahun 2015 sekaligus ketua, BDT aktif mengikuti lomba-lomba Hot Wheels baik lokal ataupun nasional. Tak hanya itu, mereka juga aktif mengadakan lomba dan pameran dalam skala kecil untuk pengunjung atau kolektor di Balikpapan.
"Awalnya saya membuat lomba, bukan saya pesertanya akhirnya terkumpul beberapa kolektor di perlombaan kita buat komunitas, dan lomba-lomba ini juga sekaligus mengumpulkan komunitas Hot Wheels lokal," jelasnya.
BDT sendiri sudah pernah mengikuti kontes Hot Wheels Nasional. Pertama kali mereka mengikuti perlombaan Nasional pada tahun 2016 di Bandung.
Ia melanjutkan, saat itu BDT mengikuti perlombaan seri Nasional Grand Prix Hot Wheels . Hari kedua pada Grand Prix itu bertempat di Balikpapan. namun sayang 2017 Grand Prix Nasional se-Indonesia tersebut tidak diadakan lagi.
Saat ini komunitasnya berjumlah sekitar 10 orang se-Balikpapan.
Mereka memiliki istilah yang menarik saat berkumpul yaitu “Ngumpul di Lintasan”. Komunitas ini sering menjadikan mall-mall sebagai tempat mereka berkumpul dan mendirikan lintasan Hot Wheels .
“Kalau di Plaza Balikpapan kita sudah sebulan sekali untuk event, hitung-hitung juga menjaga silahturahmi, yah ngumpul di lintasan lah, berbagi informasi, gak cuma hobi,” katanya.
Punya 1.000 Hot Wheels, Ada yang Harganya Sejuta
Feddy Asra (baju kuning,brdiri) bersama tim Balikpapan Dream Team (BDT) di Plaza Balikpapan sedang memamerkan koleksi dan mengadakan perlombaan untuk para pecinta Hot Wheels.
Feddy Asra (baju kuning,brdiri) bersama tim Balikpapan Dream Team (BDT) di Plaza Balikpapan sedang memamerkan koleksi dan mengadakan perlombaan untuk para pecinta Hot Wheels. (tribunkaltim.co/rachmat sujono)
 
Saat ini, Feddy Asra, Ketua BDT memiliki kurang lebih 1.000 miniatur Hotwheels yang ia kumpulkan sejak tahun 2015. Ia mengaku tertarik dengan Hot Wheels berawal saat ia menjadi peserta. 
“Awalnya tertarik saat jadi peserta ya, kita ikut dan ngelihat ternyata Hot Wheels ini unik gitu, cara perawatannya, lombanya, harus dikasih minyak lah, jadi beda banget sama orang awam lihat,” katanya.
Mobil Hotwheels pertamanya adalah merk Ferrari pada tahun 2015. Miniatur mobil merk Italia ini sekarang menjadi Hotwheels langka karena Ferrari tidak bekerjasama lagi dengan Hot Wheels. Ia pun mengaku bangga memilikinya.. 
Jenis Hotwheels favoritnya adalah mobil-mobil yang diadaptasi dari film Fast and Furious. Jenis mobil ini memiliki ketertarikan sendiri baginya karena banyak mobil eksotis.
“Punyaku sudah 1.000 kayaknya, dan kebanyakan jenis mobilnya dari Fast and Furious, soalnya banyak mobil-mobil eksotis di sana, dan Hotwheels kan kalau film-film seperti itu pasti keluarin miniaturnya,” jelasnya.
Ia juga mengakui bahwa ia pernah membeli Hot Wheels yang menurutnya adalah yang termahal.
Jenis mobil Hotwheels itu adalah Bugatti Veyron. Mobil aslinya, memiliki harga sekitar 33 Milyar rupiah.
Namun Hotwheels nya sendiri seharga 1.000.000 rupiah per satuan akunya.
Ia rela merogoh kocek sebesar itu dikarenakan Hotwheels itu akan jadi langka, serta ia memliki kepuasan tersendiri.
“Kalau yang paling mahal kalau tidak salah ada Bugatti Veyron, belinya aja seharga sejuta kalau gak salah, dan itu emang langka, itu barunya belum kalau uda jadi lama makin naik harganya, tambah langka, belinya juga di online,” tambahnya.
Ia mengaku total yang ia keluarkan untuk seluruh Hot Wheels-nya berkisar hampir 50.000.000 rupiah.
Ia menjelaskan bahwa koleksinya ini masih terbilang murah. Pasalnya, beberap waktu lalu, pernah ada lelang yang menjual miniatur Hot Wheels. Satu miniatur tersebut terjual sebesar 32.000.000 rupiah, merk yang di lelang adalah Morris Mini Cooper.
“Tahun lalu, dalam sebuah lelang, ada mobil Morris Mini yang terjual 32.000.000 rupiah, dan itu di Indonesia, artinya mobil-mobilan kecil seperti ini masih ada yang minat, kolektor itu,” jelasnya sambil mengingat-ingat.
 

Punya Karakter dan Perlu Perawatan Tersendiri 

Lomba adu cepat Hot Wheels ini menggunakan gravitasi.

Mobil diluncurkan dari start yang paling tinggi ke garis finish yang mempunyai sensor dan berada di ketinggian yang berbeda dengan start. Sehingga banyak faktor yang diperhitungkan untuk memenangkan lomba balap mainan kecil ini.

Salah satu faktor tersebut adalah beratnya.
Feddy mengatakan bahwa Hot Wheels yang biasa diperlombakan harus memenuhi syarat ukuran berat. Untuk mobil-mobil balap klasifikasi berdasarkan berat per gramnya.
“Kelas-kelas yang diperlombakan sekarang ada 31 gram, 35 gram, 37 gram, 40 gram, mobil-mobil tersebut ditimbang nih kalau mau lomba dan memang Hot Wheels sendiri produksinya seperti itu,” ujarnya.
Namun untuk mengikuti lomba tak cukup hanya lolos syarat berat saja.
Feddy menjelaskan tentang bagaimana merawat dan membuat kecepatan dari mobil Hot Wheels meningkat melalui ban.
Ia mengaku bahwa minyak dan pembersih ban dari Hot Wheels adalah khusus. Berbeda dengan Tamiya yang menggunakan pembersih karat WD.
Selain mobil balap, Hot Wheels juga memproduksi mobil Monster Jam. Feddy juga memperlombakan jenis mobil tersebut.
Perbedaannya adalah, Hotwheels Monster Jam mempunyai jalur rintangan terputus, sehingga memerlukan keseimbangan. Menariknya mobil jenis monster jam ini mempunyai roda besar yang sangat berbeda dari mobil Hot Wheels yang lain. (*)
Follow Instagram tribunkatim
Subscribe Official YouTube Channel Tribun kaltim, klik di sini
 
 
 
 
 

Penulis: Andrias Hillbert Lapian
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved