Pinjaman PT SMI Bergulir, 2019 Pembangunan RS Tipe B Kaltara Dimulai

Sempat tertunda beberapa kali, rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B di Tanjung Selor akhirnya bisa segera terealisasi.

Pinjaman PT SMI Bergulir, 2019 Pembangunan RS Tipe B Kaltara Dimulai
IST
PERTEMUAN - Suasana pertemuan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie bersama Dirut PT SMI (Persero) Emma Sri Martini di Kantor PT SMI di Lantai 48 Gedung Sahid Sudirman Center Jakarta, Kamis (1/11). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Sempat tertunda beberapa kali, rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B di Tanjung Selor akhirnya bisa segera terealisasi. Peminjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk pembangunan rumah sakit tersebut telah disetujui. Tinggal menunggu penandatanganan Perjanjian Kredit (PK) yang direncanakan dilakukan pertengahan bulan ini.

Kabar baik ini disampaikan Direktur Utama PT SMI (Persero) Emma Sri Martini saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie dan jajarannya di Kantor PT SMI, Lantai 48 Gedung Sahid Sudirman Center Jakarta, Kamis (1/11).

Pertemuan diawali dengan pemaparan dari pihak Pemprov Kaltara, terkait persiapan untuk pembangunan rumah sakit itu.

Baca: Ikut Pelatihan Kepemimpinan Provinsi Kaltim, Perwakilan Kubar Raih Predikat Terbaik

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menjelaskan, pembangunan rumah sakit semula direncanakan di Jl Cenderawasih Tanjung Selor. Namun karena beberapa pertimbangan pindah lokasi ke Jalan Trans Kalimantan Kilometer (KM) 4 Tanjung Selor.

"Pertimbangannya, pertama karena lokasi awal sangat berdekatan dengan Rumah Sakit Tanjung Selor milik Pemkab Bulungan. Kemudian kedua, untuk rencana jangka panjang karena lokasi yang baru berdekatan dengan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor. Pertimbangan lain, akses yang lebih mudah di lokasi baru ini," kata Gubernur Irianto.

Ditambahkan, untuk persiapan lahan, dan syarat-syarat administrasi yang ditentukan untuk peminjaman dana ini, semua telah dilengkapi. Seperti persetujuan DPRD, persetujuan dari Kementerian Keuangan, Kemendagri dan lain-lainnya.

"Semua sudah lengkap. Pada 19 September 2018, Pemprov Kaltara juga sudah menyerahkan dokumen kelengkapan rencana pembangunan rumah sakit ini ke pihak PT SMI," lanjutnya.

Baca: Sukses Daratkan Boeing 737-800 NG di Bandara APT Pranoto, Sang Pilot Ungkap Prosesnya

Masih ada satu persyaratan yang diperlukan, yakni Izin Analisa Dampak Lingkungan Lalulintas (Amdal-Lalin) dari Kementerian Perhubungan RI. Hanya saja, melalui Kepala Dinas Perhubungan Kaltara sudah dikomunikasikan dan secepatnya akan menyusul untuk dilangkapinya.

"Tadi juga oleh ibu Dirut dikatakan tidak masalah. Penandatanganan PK tetap kita lakukan, sambil proses penerbitan Izin Amdal-Lalin. Dan nanti juga akan dimintakan surat rekomendasi dari Kementerian Perhubungan," tutur Irianto Lambrie.

Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini mengatakan, pada dasarnya dari pihaknya sudah tidak masalah. Bahkan beberapa hari lalu, melalui rapat Komite oleh jajaran direksi telah menyetujui untuk pemberian pinjaman ke Pemprov Kaltara.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved