UMP 2019 Naik 8,03 Persen, Menteri Hanif Dhakiri Tegaskan Angka Ini Win Win Solution

Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan, kenaikan UMP pada 2019 memperhitungkan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yaitu sebesar 8,03 persen.

UMP 2019 Naik 8,03 Persen, Menteri Hanif Dhakiri Tegaskan Angka Ini Win Win Solution
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

UMP 2019 Naik 8,03 Persen, Menteri Hanif Dhakiri Tegaskan Angka Ini Win Win Solution

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan, kenaikan UMP pada 2019 memperhitungkan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yaitu sebesar 8,03 persen.

Angka itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

“Kenaikan UMP berdasarkan PP 78 merupakan wujud upaya maksimal pemerintah dalam memberikan rasa win-win (solution) di antara semua pihak yaitu pekerja, pengusaha dan calon pekerja,” kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/11/2018).

Menurut dia, angka kenaikan UMP yang dapat diprediksi akan membuat pengusaha dan dunia usaha mudah menyusun rencana keuangan perusahaan.

Penyelam Relawan Basarnas Meninggal Dunia saat Proses Pencarian Puing Lion Air

 

“Sebab jika kenaikan upah tiba-tiba melejit tanpa terkontrol dengan baik, maka akan berdampak pada PHK dan sebagainya. Jadi ini win-win solution bagi dunia usaha,“ kata dia.

Selain itu, kenaikan UMP 2019 juga menjadi win-win solution bagi para pekerja.

Artinya, pekerja akan mengalami kenaikan upah signifikan karena penghitungan kenaikan upah berdasarkan angka pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi sebagai instrumen.

“Pekerja tak usah capai dan repot-repot, tak usah ribut, demo panas-panasan. Upahnya dijamin naik dan naiknya juga signifikan,“ katanya.

Suaminya Meninggal saat Evakuasi Lion Air JT160, Istri Relawan Penyelam: Tunggu Aku di Jannah

Menikah dengan Irwan Mussry, Maia Estianty Pakai Nama Belakang Danny?

 

Ia pun menambahkan, kenaikan UMP 2019 juga mempertimbangkan calon tenaga kerja atau kelompok pencari kerja.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved