Berita Video

VIDEO - Giliran Tari Daerah Pedalaman Yang Unjuk Gigi di Festival Mahakam 2018

Salah satu juri, Agnes Gering Belawing, dari Dinas Pariwisata Samarinda mengakui bahwa kemampuan para peserta meningkat.

VIDEO - Giliran Tari Daerah Pedalaman Yang Unjuk Gigi di Festival Mahakam 2018
tribunkaltim.co/ andrias
Para penari yang mengikuti lomba tari daerah pedalaman menampilkan beragam tarian unik dan khas dari daerah masing-masing di Festival Mahakam 2018 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Andrias Hillbert Lapian

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hari kedua Festival Mahakam 2018 Sabtu (3/11) masih penuh dengan warna. Menjelang malam, masyarakat memadati halaman Kantor Gubernur Kaltim.

Pasalnya, lomba Tari Daerah Pedalaman sedang berlangsung di Panggung Budaya, salah satu titik acara Festival Mahakam 2018. Sebanyak 11 peserta bersaing yang terdiri dari kelompok sekolah dan sanggar se-Kalimantan.

Baca: Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap Penyebab Danurwindo Pingsan Saat Sesi Latihan Timnas Indonesia

Salah satu juri, Agnes Gering Belawing, dari Dinas Pariwisata Samarinda mengakui bahwa kemampuan para peserta meningkat. Ia mengatakan walaupun ada perbedaan untuk antara sekolah dan sanggar.

"Kualitas peserta meningkat yaa, walaupun memang ada beberapa perbedaan antara yang sanggar dan sekolah," jelasnya.

Baca: Siapa Kandidat Kapten di Piala AFF 2018? Ini Penjelasan Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Salah satu peserta yang berasal dari Kalimantan Barat bernama Arlina dan Novianti mengaku puas dengan penampilan mereka. Membawakan tari Dayak Bengkayang dari Kalimantan Barat mereka sukses memberikan warna pada Panggung Budaya. Mereka menceritakan bahwa persiapan yang mereka lakukan hanya sekitar 2 minggu.

"Tadi kami sudah tampil yang baik, cuma latihan 2 minggu, tp Tari Bengkayang ini beda dari tari yang lain, jadi yaa terbaik lah," jelas mereka bergantian.

Baca: MotoGP Malaysia 2018 - Kena Hukuman Penalti, Marc Marquez Batal Start dari Posisi Terdepan

Ada banyak tarian unik yang ditampilkan dalam lomba tari daerah pedalaman ini. Salah satunya juga adalah tatian Lalapit, yang dibawakan oleh kelompok dari Malinau, Kalimantan Utara. Meldinas yang memipin kelompok ini merasa bersyukur bisa menampilkan tariannya di Festival Mahakam 2018.

"Kita datang dari jauh, tadi saya merasa cukup puas dengan penampilan anak-anak saya, setidaknya panggung seperti ini sangat bagus buat mental," katanya dengan semangat.

Sebelumnya ada lomba tari daerah Pesisir dipersembahkan pada Jumat (2/11) di halaman Kantor Gubernur, tepatnya panggung budaya. Hari pertama dan kedua diikuti oleh lebih 50 sanggar tari se-Kalimantan.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Andrias Hillbert Lapian
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved