Berita Video

VIDEO - Ini Keseruan Festival Budaya Jepang Bunkasai di SMA Patra Dharma Balikpapan

Beberapa kota yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Balikpapan, Paser, Tarakan, Berau, Samarinda, dan Bontang.

VIDEO - Ini Keseruan Festival Budaya Jepang Bunkasai di SMA Patra Dharma Balikpapan
tribunkaltim.co/ jino
Kashiwabara Keigo (Kiri Baju Hitam) mengajarkan beberapa tulisan kaligrafi Jepang di aula SMA Patra Dharma Balikpapan, Minggu (4/11/2018). Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Bunkasai. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Jino Prayudi Kartono dan Christin

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hubungan antara Jepang dan Indonesia memiliki waktu yang cukup lama.

Meskipun pernah memiliki masa lalu yang kelam hal itu seolah dilupakan oleh generasi masa kini. Bahkan kedua negara pun saling bertukar informasi budaya yang dimiliki oleh kedua negara masing-masing guys.

Khusus Jepang Melalui Konsulat Jenderal Jepang Indonesia mengadakan kegiatan festival budaya Jepang di Balikpapan. Kegiatan bernama Bunkasai 2018 diadakan di SMA Patra Dharma Balikpapan, Minggu (4/11/2018).

Baca: Ayah & Anak Ini Jadi Korban Pesawat Lion Air JT610 Jatuh, Usai Nonton Timnas Indonesia Vs Jepang

Sudaryanto ketua panitia acara mengatakan kegiatan ini sudah terlaksana selama 11 tahin. Agenda Bunkasai di Kalimantan Timur. Bisa dilihat yang para peserta yang ikut adalah murid-murid tingkat SMA dari beberapa sekolah di Kaltim dan Kaltara.

Beberapa kota yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Balikpapan, Paser, Tarakan, Berau, Samarinda, dan Bontang. Dari keenam kota ini diikuti eh beberapa sekolah tingkat SMA, maupun SMK.

Selain mengenal budaya Jepang para siswa-siswi dari beberapa sekolah ini pun juga mengikuti berbagai macam perlombaan. Beberapa perlombaan yang diikuti antara lain pidato, cerdas cermat,rangking 1,menyanyi, shiritori.

Baca: BREAKING NEWS - Laga Borneo FC Vs PSIS Diundur, Ini Jadwal Resminya

Dia berharap dengan adanya even ini semakin menambah erat hubungan antara Jepang maupun Indonesia dalam pendekatan budaya.

Selain lomba, selama even Bunkasai ini juga turut mengundang salah satu kaligrafer dari Jepang yaitu Kashiwabara Keigo. Pria asli Jepang ini merupakan perwakilan dari konsulat Jenderal Jepang Indonesia.

Dia mengajarkan cara membuat kaligrafi di area aula sekolah tersebut. Menurutnya untuk menciptakan sebuah kaligrafi yang baik harus mengosongkan pikiran yang ada. Tujuannya agar fokus dan menghasilkan Shoudou yang diinginkan.

Baca: Nasi Tumpeng Bikinan ART Sambut Maia Estianty yang Telah Menikah dengan Irwan Mussry di Jepang

Namun bagi pemula salah memang hal yang wajar. Jika belajar terus menerus tentu akan menghasilkan sebuah Shoudou yang indah. Oh iya kata Keigo san kaligrafi bisa menjadi obat stress loh.

Alat sebelum menciptakan sebuah karya seni Shoudou antara lain kuas, arang tinta Jepang dan kertas.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved