Dinkes Semarang Bakal Teliti Fakta Air Rebusan Pembalut Jadi Pengganti Narkotika

Tim dari Dinas Kesehatan Semarang akan diterjunkan untuk meneliti sejauh mana dampak buruknya bagi tubuh manusia.

Dinkes Semarang Bakal Teliti Fakta Air Rebusan Pembalut Jadi Pengganti Narkotika
ilustrasi narkoba 

''Kalau secara nalar itu jelas penyimpangan dan tidak sehat," tambahnya.

Selain Roro Fitria, Inilah Para Selebriti yang Terjerat Kasus Narkotika di Tahun 2018

12 Pegawai Kemenkumham Kaltim Dipecat karena Narkotika, 1 Orang Sempat Terlibat Jual Beli Golongan I

Sejumlah remaja di Jawa Tengah dilaporkan mengkonsumsi air rebusan pembalut.

Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, AKBP Suprinarto mengatakan, minum air pembalut menjadi salah satu alternatif remaja untuk mendapat efek seperti konsumsi narkotika.

Konsumsi air rebusan dinilai lebih murah ketimbang membeli narkotika yang dinilai mahal.

"Jadi, pembalut bekas pakai itu direndam. Air rebusannya diminum," kata Suprinarto.

BNN, kata dia, telah menemukan kejadian itu di berbagai daerah di Grobogan, Kudus, Pati, Rembang dan Kota Semarang bagian Timur.

Mayoritas pengguna adalah anak remaja usia 13-16 tahun. BNN, sambung dia, belum bisa menindak kejadian ini karena tidak ada dasar hukumnya. Air rebusan dinilai belum termasuk dalam kategori zat-zat berbahaya atau terlarang. (*) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kerap Dipakai "Fly", Dinkes Cek Kandungan Air Rebusan Pembalut", https://regional.kompas.com/read/2018/11/07/19374301/kerap-dipakai-fly-dinkes-cek-kandungan-air-rebusan-pembalut.

Editor: Anjas Pratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved