Edward Snowden: Arab Saudi Melacak Keberadaan Khashoggi Menggunakan Teknologi Israel

Sebuah perusahaan teknologi Israel kemungkinan membantu Arab Saudi melacak jurnalis Jamal Khashoggi yang tewas dibunuh 2 Oktober lalu.

Edward Snowden: Arab Saudi Melacak Keberadaan Khashoggi Menggunakan Teknologi Israel
JIM WATSON/AFP
DEMONSTRAN - Seorang demonstran berpakaian seperti Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman memprotes atas kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Turki. Foto ini diambil pada 10 Oktober 2018_ 

TRIBUNKALTIM.CO, TEL AVIV-- Sebuah perusahaan teknologi Israel kemungkinan membantu Arab Saudi melacak jurnalis Jamal Khashoggi yang tewas dibunuh 2 Oktober lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Edward Snowden, mantan staf intelijen Amerika Serikat (AS) yang jadi buronan karena membocorkan dokumen rahasia di 2013.

Berbicara dalam konferensi di Tel Aviv via video, Snowden memberikan pertanyaan bagaimana pembunuhan Khashoggi bisa terjadi.

Diwartakan Haaretz Rabu (7/11/2018), Saudi bisa mendapatkan informasi berkat alat yang dipakai untuk memata-matai teman Khashoggi yang hidup dalam pengasingan di Kanada.

Satu diantara terduga pembunuh Jamal Khashoggi seorang perwira AU Arab Saudi, LetnanMashal Saad al-Bostani, diberitakan tewas kecelakaan di Riyadh, sepulang dari Tukri 2 Oktober 2018 lalu.
Satu diantara terduga pembunuh Jamal Khashoggi seorang perwira AU Arab Saudi, LetnanMashal Saad al-Bostani, diberitakan tewas kecelakaan di Riyadh, sepulang dari Tukri 2 Oktober 2018 lalu. (hurriyetdailynews.com)

Lembaga penelitian Kanada Citizen Lab pada Oktober memberikan laporan, perusahaan teknologi bernama NSO menaruh NSO's Pegasus Spyware ke ponsel Omar Abdulaziz.

Abdulaziz menjelaskan, dia sering menggunakan teleponnya untuk berdiskusi dengan Khashoggi mengenai politik Saudi maupun rencana proyek yang bakal digarap bersama.

Dia mengaku diskusi itu terjadi beberapa bulan sebelum Khashoggi dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, dan menyatakan ponselnya selalu diawasi.

"Saya tidak tahu konsekuensi seperti apa yang bakal timbul karena perusahaan itu tak bakal berkomentar. Namun fakta tersebut belum pernah diungkap," ujar Snowden.

Tampak luar gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, tempat di mana jurnalis Jamal Khashoggi terakhir terlihat.(AFP / OZAN KOSE)
Tampak luar gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, tempat di mana jurnalis Jamal Khashoggi terakhir terlihat.(AFP / OZAN KOSE) ()

Berbicara dari lokasi rahasia di Moskwa, Rusia, Snowden berkata piranti lunak NSO digunakan untuk melanggar HAM dari kalangan oposisi hingga aktivis.

Pernyataan Snowden mendapat balasan dari NSO. Perusahaan yang berdiri pada 2010 itu menegaskan hanya menjual produk kepada pemerintahan yang sah.

Halaman
12
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved