Produksi Padi Kaltara Tahun Ini Diprediksi Tembus 45,3 Ribu Ton

Luas panen padi Kalimantan Utara tahun 2018 diprediksikan tembus 14,13 ribu hektare. Prediksi ini merupakan hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (B

Produksi Padi Kaltara Tahun Ini Diprediksi Tembus 45,3 Ribu Ton
Tribun Kaltim/M Arfan
Seorang petani sedang memanen padi dengan cara tradisional di Jl. Sabanar Lama, Tanjung Selor (Kaltara) beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Luas panen padi Kalimantan Utara tahun 2018 diprediksikan tembus 14,13 ribu hektare. Prediksi ini merupakan hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS). Catatan terakhir BPS Januari-September 2018, luas panen di provinsi bungsu ini sudah mencapai 11,12 ribu hektare.

Dari catatan BPS tersebut, kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara Andi Santiaji Pananrangi, produksi gabah kering giling sejak Januari hingga September sudah mencapai 34,85 ribu ton.

"Dengan begitu, sesuai prediksi BPS, bahwa produksi padi kita bisa tembus 45,32 ribu ton sampai bulan Desember 2018 nanti. Kita tentu optimistis prediksi itu tercapai," kata Andi Santiaji kepada Tribunkaltim.co, Kamis (8/11/2018).

Baca: Kementan Bantu 2.000 Hektar Padi Rawa di Babulu

Andi kemudian menguraikan luas panen tertinggi dalam kurun waktu 2018, terjadi pada bulan Februari yang mencapai 3,38 ribu hektare. Bulan April, luas panen menurun, bahkan menjadi terendah dibanding bulan lainnya, hanya 334 hektare.

"Karena di waktu-waktu itu, kebanyakan petani sudah selesai panen. Biasanya naik lagi menjelang lagi di Agustus," katanya.

Tiga bulan terakhir 2018 yakni Oktober, November, dan Desember diprediksi panen masing-masing akan mencapai 4,13 ribu ton, 3,44 ribu ton, dan 2,91 ribu ton.

Andi melanjutkan, Kabupaten Nunukan akan menghasilkan panen sebanyak 17,38 ribu ton. Disusul Kabupaten Bulungan sebanyak 16,86 ribu ton. Adapun Malinau sebanyak 9,37 ribu ton.

"Tana Tidung 1,7 ribu ton. Kalau Kota Tarakan cukup rendah," katanya.

Baca: Produksi Padi 3,6 Ton per Hektar, Petani Berharap Bantuan Peralatan

Namun demikian, walaupun produksi tinggi, belum mampu mampu mengimbangi tingkat konsumsi beras di Kalimantan Utara.

"Kita masih defisit produksi sebanyak 36,72 ribu ton. Tetapi itu ditutupi dengan beras Bulog dan juga beras kemasan dari luar daerah seperti dari Sulawesi," kata Andi.

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved