BPJS Kesehatan Sosialisasikan Rujukan Online, Ini Kemudahannya

BPJS Kesehatan mengeluarkan layanan kesehatan dengan rujukan online. Suatu inovasi terbaru dari BPJS Kesehatan mengenai sistem rujukan.

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Rujukan Online, Ini Kemudahannya
Tribun Kaltim/Siti Zubaidah
Suasana sosialisasi BPJS Kesehatan untuk peningkatan pelayanan dengan rujukan online 

TRIBUNKALTIM.CO - BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan menggelar pertemuan bersama Sekretaris DKK Balikpapan, Direktur RS Pertamina, dan Pimpinan Puskesmas Teritip serta para perwakilan media di Balikpapan.

Pertemuan kali ini membahas mengenai rujukan online yang paling sering dipertanyakan oleh warga.

Mulai Agustus 2018 lalu, BPJS Kesehatan mengeluarkan layanan kesehatan dengan rujukan online. Suatu inovasi terbaru dari BPJS Kesehatan mengenai sistem rujukan.

Baca: Perkuat Kemitraan, BPJS Kesehatan Semarakkan Hari Oeang Ke-72

Masa rujukan berlaku selama 90 hari. Setelah melewati 90 hari warga harus membuat rujukan balik, kecuali mendapatkan rujukan balik.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Endang Diarty, mengatakan, selain diakses melalui internet, BPJS Kesehatan juga bekerjasama dengan 14 keluarahan di Balikpapan dan 15 Rumah Sakit di Balikpapan.

Rujukan online memberikan kepastian dan memudahkan bagi peserta. Untuk rumah sakit sendiri dapat terbantu dengan adanya rujukan online, salah satunya memudah memproses petugas untuk pendafataran tidak perlu lagi input data pasien lagi seperti biasa.

"Rujukan Online lebih mudah, peserta langsung terdaftar, tidak perlu khawatir tidak dilayani, peserta akan terhindar dari antrian di rumah sakit," kata Endang

Baca: Apresiasinya Rujukan Online, DPRD Hulu Sungai Selatan Kunjungi BPJS Kesehatan Balikpapan

Menurutnya, Kasus mengancam nyawa, berisko menyebabkan kecatatan harus ditangani segera, sementara untuk emergency harus disampaikan oleh dokter rumah sakit setempat.

"Sistem rujukan online ini akan diatur sistemnya menghindari penumpukan pasien di rumah sakit.

"Dengan rujukan online bisa mengetahui jam prakter dokter, pelayanan rujukan online khusus rawat jalan. Belum ke rawat inap," katanya.

Rujukan Online sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan. Dalam program JKN-KIS pelayanan kesehatan diberikan secara berjenjamh, artinya pelayanan kesehatan diberikan mulai dari pelayanan kesehatan tingkat pertama.

"Pelayanan ini bisa memudahkan masyrakat, diharapkan rekan-rekan media dapat menyampaikan informasi mengenai ini. Tentunya program ini dapat berjalan baik dengan seluruh dukungan stakeholder," kata Endang.

Sebagai informasi jumlah kepesertaan JKN-KIS di Balikpapan mencapai 706.471 jiwa yang diantaranya merupakan 114.146 jiwa. Sementara untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) 592.325 jiwa.

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved