Digadang-gadang Menjadi Investor Persiba, Ini Jawaban Rahmad Mas'ud

Rahmad juga menjabarkan beberapa kriteria pengelola Persiba yang disepakati bersama.

Digadang-gadang Menjadi Investor Persiba, Ini Jawaban Rahmad Mas'ud
TRIBUN KALTIM/RUDY FIRMANTO
Rahmad Masud 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Abdur Rachim

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pada acara Rembuk Penawaran Pengelolaan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan Balikpapan, Jumat (9/11/2018) malam, tidak banyak muncul "bursa" nama-nama pengusaha yang akan mengelola Persiba Balikpapan.

Hanya saja malam itu, nama Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud yang juga merupakan seorang pengusaha asli Balikpapan itu digadang-gadang untuk menjadi investor klub Beruang Madu.

Saat menyampaikan kata sambutan malam itu, para suporter berbaju Balisitik sontak berteriak nama Rahmad Mas'ud yang disambut tawa oleh pengusaha yang biasa disapa RM itu.

"Harus ada pengelola yang mampu mengangkat Persiba ke Liga 1. Seluruh masyarakat Balikpapan termasuk pengusaha, mau ikut terlibat di dalam sini. Jangan sampai kita salah langkah, begitu diambil malah dihujat lagi. Siapa pun yang mengelola Persiba, kita wajib mendukungnya," serunya

Rahmad juga menjabarkan beberapa kriteria pengelola Persiba yang disepakati bersama.

"Ya sesuai kesepakatan bersama, wajib orang Balikpapan, ya harus seperti itu. Jika bukan orang Balikpapan, nanti dibawa keluar," katanya disambut sorak pendukung Persiba.

Ketika dirinya dikaitkan sebagai investor yang akan mengelola Persiba Balikpapan, kepada Tribunkaltim.co, Rahmad mengatakan untuk saat ini menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat Balikpapan bagi yang memiliki keinginan untuk mengelola klub yang berdiri sejak tahun 1950 itu.

"Kita serahkan kepada masyarakat dulu. Ya kalau tidak ada, baru kita eksekusi," jawabnya sembari tertawa.

Tambah lagi, untuk saat ini Rahmad mempercayakan sepenuhnya kepada tim seleksi investor yang nantinya akan memberikan laporan kepada pihak Pemkot Balikpapan.

"Saya yakin tim seleksi ini efektif sekali, dibawah komando Sekda. Artinya kita ini serius sampai turun tangan menyelamatkan Persiba, masyarakat harus tahu. Tim seleksi tetap akan melaporkan kepada Pemkot Balikpapan. Harus dalam bentuk perusahaan, siapa saja boleh," tegasnya. (*)

Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved