Serapan APBD Baru 51 Persen, Irianto Bakal Evaluasi Kinerja OPD

Gubernur Irianto mencatat, serapan anggaran pemprov baru berkisar 51,33 persen.

Serapan APBD Baru 51 Persen, Irianto Bakal Evaluasi Kinerja OPD
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie saat diwawancarai awak media. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie meminta kepala organisasi perangkat daerah menggenjot serapan anggaran.

Gubernur Irianto mencatat, serapan anggaran pemprov baru berkisar 51,33 persen.

"Saya minta serapan anggaran ini digenjot, dikonsolidasikan dengan baik. Waktu efektif kita kurang dari dua bulan," sebut Irianto, Jumat (9/11/2018).

Dari postur APBD 2018 sebesar Rp 3,1 triliun, realisasi keuangan kurang lebih Rp 1,4 triliun. Realisasi fisik sebanyak 56,35 persen.

Irianto mengungkapkan, salah satu penyebab masih rendahnya serapan anggaran karena sejumlah dokumen administrasi belum tuntas.

Misalnya beberapa rencana pengadaan lahan belum dapat dituntaskan karena administrasi belum tuntas.

Kegiatan lain yang belum bisa diserap ialah pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 340 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit tipe B.

"Belum bisa dicairkan tahun ini. Tapi soal ini sekarang sudah clear. Mudah-mudahan pertengahan bulan ini sudah kita lakukan penandatanganan perjanjian kredit. Setelah itu, dapat secepatnya dilakukan lelang,” sebutnya.

Irianto meminta OPD tetap menggenjot realisasi keuangan dan fisik program-program yang dilaksanakan.

Sebab jika realisasi tetap rendah, dikhawatirkan mempengaruhi penilaian opini dari Badan Pemeriksa Keuangan.

"Kurang dari dua bulan ini saya harap dimaksimalkan betul," ujarnya.

Ia menegaskan, OPD atau Biro yang sampai akhir tahun nanti realisasi dan serapan anggarannya masih rendah, akan diberi teguran bahkan sanksi.

“Ini juga berkaitan dengan kinerja. Kalau lambat, berarti kinerjanya lambat. Tentu akan menjadi evaluasi kita,” sebutnya. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved