Terbukti Share Poster Caleg di Medsos, Lurah di Sepaku Dilaporkan Bawaslu ke KASN

Untuk sanksi, akan diserahkan kepada KASN untuk memberikan sanksi yang sesuai dengan tingkat pelanggaran yang bersangkutan.

Terbukti Share Poster Caleg di Medsos, Lurah di Sepaku Dilaporkan Bawaslu ke KASN
NET
Ilustrasi - Sosmed atau medsos. 

Terbukti Share Poster Caleg di Medsos, Lurah di Sepaku Dilaporkan Bawaslu ke KASN

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU) telah melaporkan salah satu lurah di Kecamatan Sepaku kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), karena terbukti melakukan pelanggaran dengan menge-share poster salah satu anggota calon legislatif melalui media sosial.

Untuk sanksi, akan diserahkan kepada KASN untuk memberikan sanksi yang sesuai dengan tingkat pelanggaran yang bersangkutan.

Hasil Liga Europa Kamis (8/11/2018): Nasib Berbeda Chelsea, Arsenal, dan AC Milan

 

Ketua Bawaslu PPU, Edwin Irawan, Jumat (9/11) menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk lurah yang bersangkutan, diputuskan bila telah melanggaran PP 53/2010 tentang Disiplin PNS.

"Juga telah melanggar surat edaran Kemendagri, sehingga menjadi dasar kami untuk merekomendasikan kepada KASN karena terbukti melanggar dengan mengeshare poster caleg di medsos," ujarnya.

Ajak Sang Istri, Ridwan Kamil Nonton Konser Guns N Roses di GBK

Perubahan Pengumuman Hasil SKD dan Jadwal Tes SKB CPNS Kemenkumham, Simak Linknya

 

Ia mengatakan, sebelum mengajukan kepada KASN terlebih dahulu melakukan kajian dengan berpedoman aturan yang berlaku.

Ia mengatakan, lurah tersebut telah memberikan dukungan meski hanya melalui medsos.

Edwin mengatakan, untuk rekomendasi tersebut telah diserahkan seminggu lalu dan kemungkinan hasil keputusan KASN baru akan keluar sebulan berikutnya seperti Camat Sepaku yang juga pernah diberikan sanksi karena terlibat dalam sosialisasi di Pilkada lalu.

Habib Rizieq Shihab Ditangkap di Arab Saudi, Kubu Jokowi Berharap tak Ada Demo di Indonesia

Persib Bandung Vs PSMS Medan, Mario Gomez Patok Kemenangan di Laga El Clasico

Untuk bentuk sanksi, Edwin mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KASN untuk memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlalu.

"Kalau soal sanksi itu ranah KASN bukan kami. Kami hanya merekomendasikan karena dari hasil kajian lurah yang bersangkutan melanggaran aturan," ujarnya.

Bahkan Edwin mengancam, bila nanti yang bersangkutan kembali mengeshare caleg maka kemungkinan akan dijerat dengan pidana pemilu karena sudah dua kali melakukan pelanggaran. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved