Regional Conference Sophie Paris di Samarinda: Ratusan Member Langsung Kembangkan Sistem Digital

QR Code Scanner merupakan sistem bisnis yang digunakan member Sophie karena sangat mudah dalam merekrut orang lain bergabung di komunitas Sophie.

Regional Conference Sophie Paris di Samarinda: Ratusan Member Langsung Kembangkan Sistem Digital
Regional Conference Sophie 2018
Gregory Fauvet Executive Vice President Secretary Sophie Indonesia dan Deasy Rahayu VP Sales & Training dan manajemen, foto bersama para Business Center (BC) Sophie dari Samarinda, Tenggarong, Bontang dan lainnya di Samarinda, Sabtu (10/11/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Manajemen Sophie Paris mendorong para membernya di seluruh Indonesia untuk segera berubah dalam mengembangkan bisnis. Tidak hanya menggunakan sistem offline, namun kini diharuskan menerapkan sistem online atau digital.

Ini terungkap dalam Regional Conference "Dare to Change" 2018 yang dilaksanakan di Hotel Grand Sawit Samarinda, Sabtu (10/11/2018). Konferensi yang diikuti ratusan member ini menghadirkan pembicara Gregory Fauvet, Executive Vice President Secretary Sophie Indonesia dan Deasy Rahayu VP Sales & Training Sophie Indonesia.

Gregory lebih banyak memaparkan mengenai kemudahan yang diperoleh member Sophie jika menggunakan sistem digital atau online. "Dengan sistem online berupa QR Code Scanner, sangat mudah untuk merekrut member baru bergabung di Komunitas Sophie. Cukup dengan menggunakan smartphone dan mengaktifkan media sosial," ujar Greg--begitu kalau disapa-- sembari mengajari beberapa member yang hadir mengaktifkan QR Code Scanner mereka di Facebook, Line dan lainnya.

Menurut Greg, QR Code Scanner merupakan sistem terbaik yang dapat digunakan member Sophie karena sangat mudah dalam merekrut orang lain bergabung di komunitas Sophie, tanpa harus mengisi formulir atau semacamnya. Selain itu, sistem online pasti mensupport bisnis Sophie secara offline.

Strategi lain yang dikembangkan yakni Open Stand menggunakan tenda spesial berlogo Sophie. Ada dua cara para member mendapatkan tenda. Dibeli di eSophie dengan harga normal, atau dibayar cicilan tiga kali melalui potongan bonus. Program ini berlangsung tiga bulan kedepan untuk semua member. "Open Stand dapat berjualan offline dan online sekaligus. Ini merupakan kombinasi yang sangat bagus dalam mengembangkan bisnis," tandas Greg.

Ditemui di penghujung konferensi, Deasy Rahayu menuturkan, Samarinda merupakan kota ke-7
penyelenggaraan Regional Conference Sophie Paris. "Kami melakukan regional conference sekaligus memberikan reward kepada para member Sophie Paris yang sudah menjalankan bisnis ini dan berhasil mencapai level terbaik. Mereka mendapatkan reward antara lain berupa barang elektronik hingga tour gratis ke Bali," ujarnya.
Dulu, jelasnya, Sophie Paris belum memiliki sistem bisnis secara online. Kini, punya website sendiri sehingga para member memiliki aksesibiliti yang mudah untuk mengorder langsung, mengecek stok, mengecek proses pengiriman, hingga merekrut member.

Selain itu, Sophie merupakan perusahaan direct selling yang memiliki ID QR untuk member. Dulu, nomor member itu sangat banyak, sekarang cukup dengan QR ID discan, langsung terinput dalam komunitas mereka. Dengan sistem digital, plan progress ke depan Sophie akan menerapkan pembayaran di Sophie tidak perlu dengan memakai cash tapi dengan QR. "Dengan satu ponsel atau smartphone, para member dapat berbisnis dan berbayar semuanya," tambah Deasy.

Untuk diketahui, Sophie Paris bergerak di bidang bisnis fashion dan beauty. Itu sebabnya, saat konferensi diselingi dengan fashion show dan make up. Dirangkai pula dengan penyerahan hadiah Sophie Leader Club (SLC) dan para leader terbaik yang berkategori BC atau Business Center.(*)

Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved