Hari Pahlawan

Sejarah Hari Pahlawan, Misteri Tewasnya Jenderal Mallaby jadi Pemicu Perang Surabaya 10 November

Jenderal Mallaby tewas Kedatangan Tentara Sekutu juga sampai ke Surabaya pada Oktober 1945.

Sejarah Hari Pahlawan, Misteri Tewasnya Jenderal Mallaby jadi Pemicu Perang Surabaya 10 November
©2013 blogspot.com
Brigadir Jenderal Mallaby (kanan) dan tentara Jepang. 

Sejarah Hari Pahlawan, Misteri Tewasnya Jenderal Mallaby jadi Pemicu Perang Surabaya 10 November

TRIBUNKALTIM.CO -- Setelah Soekarno dan Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, Indonesia belum sepenuhnya berdaulat dan bebas dari ancaman negara asing.

Secara de fakto, Belanda masih menyimpan ambisi untuk menancapkan lagi kekuasaannya di Indonesia.

Apalagi, kemenangan pihak Sekutu dalam Perang Dunia II semakin memantapkan niat Belanda terhadap Indonesia.

Tentara Sekutu yang diboncengi NICA (Netherlands Indies Civil Administration) mulai diberangkatkan menuju ke Indonesia.

Mereka diturunkan di tempat-tempat strategis di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan untuk memulai langkahnya.

Kalah Tipis di Laga Pertama Grup B Piala AFF 2018, Timnas Indonesia Unggul 5 Hal atas Singapura

Selain kembali berkuasa, pihak Sekutu dan Belanda mempunyai tujuan lain, yaitu untuk melucuti persenjataan Jepang.

Mereka mengambil alih kendali dan menghukum tentara Jepang yang tersisa.

Dilansir dari buku Indonesia dalam Arus Sejarah edisi 6 (2012), pihak Sekutu yang dulu melihat orang Indonesia sebagai "het zachtste volk ter wereld" (bangsa terhalus di dunia), kini menjadi bangsa yang lebih liar, ganas, dan garang.

Pahlawan Masa Kini, Yosep Gendong Buku demi Tumbuhkan Minat Baca Anak-anak di Pedalaman Kaltara

Jenderal Mallaby tewas

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved