Bakal Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik, Ini yang Dilakukan Wali Kota Samarinda

Selanjutnya peraturan ini akan disosialisasikan pada pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Tepian.

Bakal Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik, Ini yang Dilakukan Wali Kota Samarinda
TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Syaharie Jaang 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seperti Balikpapan, Samarinda juga sedang menggodok aturan larangan penggunaan plastik pada pusat-pusat perbelanjaan.

Larangan penggunaan plastik ini akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Walikota (Perwali) Samarinda.

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang mengatakan, Samarinda bertekad mengurangi sampah plastik hingga 30 persen.

Secara pribadi, Jaang pun mengaku dirinya berusaha mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

"Bisa dicek di mobil itu. Sudah tidak ada lagi botol air mineral," kata Jaang.

Bahkan ada pula, kata Jaang, sekolah di Samarinda yang melarang murid-muridnya untuk tak menggunakan air mineral kemasan.

Para pelajar ini diminta membawa botol minum dari rumah.

"Bayangkan saja, dalam satu sekolah ada 700 murid. Semuanya beli air mineral sebotol tiap hari. Berarti dalam sehari sudah ada sampah botol plastik sebanyak 700 botol. Itu baru satu sekolah," kata Jaang.

Saat ini, kata Jaang, Pemkot sedang memersiapkan Perwali yang akan mengatur pelarangan penggunaan plastik.

Selanjutnya peraturan ini akan disosialisasikan pada pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Tepian.

"Ya nantinya bawa tas sendiri kalau ke pusat perbelanjaan. Tidak ada dikasih plastik lagi. Tidak boleh pakai kantong plastik," tegas Jaang.

Sekadar informasi, larangan penggunaan kantong plastik di pusat perbelanjaan ini sudah dilakukan oleh Pemkot Balikpapan. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved