Amerika Lirik Kerjasama Investasi di Kaltara, Bentuk Tim Khusus 'North Kalimantan Team'

Tidak hanya dari China (Republik Rakyat Tiongkok) negara yang tertarik berinvestasi di Kalimantan Utara.

Amerika Lirik Kerjasama Investasi di Kaltara, Bentuk Tim Khusus 'North Kalimantan Team'
HO
JABAT TANGAN - Gubernur Kaltara Irianto Lambrie berjabat tangan dengan Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr di Jakarta, Senin (19/11). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tidak hanya dari China (Republik Rakyat Tiongkok) negara yang tertarik berinvestasi di Kalimantan Utara. Potensi besar yang dimiliki provinsi termuda di Indonesia ini ternyata juga dilirik Amerika Serikat (AS). Negara adi kuasa tersebut berminat menjalin kerjasama dalam berbagai hal dengan Pemprov Kaltara.

Ketertarikan Pemerintah AS disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie usai bertemu dengan Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr di kantornya, Senin (19/11). "Pertemuan pagi tadi, merupakan undangan dari Dubes AS untuk Indonesia, Mr. Joseph R. Donovan Jr," kata Irianto.

Dalam pertemuan itu, Dubes AS didampingi Peter C. Lohman (Economic Officer Energy and Mining), Jay R. Anderson (Special Agent Assistant Regional Security Officer, US Department of State, Diplomatic Security Service (DSS) dan Gusti Kahari (Economic Specialist).

Baca: Terus Kebanjiran, Warga Batu Ampar Balikpapan Utara Pertanyakan Efektifitas Proyek Drainase

"Undangan ini merupakan kunjungan kehormatan balasan atas kunjungan kehormatan Dubes AS dan Rombongan ke Provinsi Kaltara pada 12 -14 September 2018 yang lalu," ujarnya.

Pertemuan berlangsung selama kurang lebih satu jam di ruang rapat Dubes AS, Kantor Kedubes Amerika Serikat, Jl. Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menjelaskan tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Jangka Menengah (RPJPJM) Kaltara.

Setelah Gubernur Irianto memaparkan secara jelas tentang posisi Kaltara, Dubes AS Joseph R Donovan menyampaikan beberapa hal. Di antaranya, menyebutkan bahwa Pemerintah AS menilai Kaltara memiliki posisi strategis dan penting bagi pengembangan ekonomi Indonesia di masa depan. Khususnya dalam konteks kerjasama ekonomi AS dan Indonesia.

Terkait ketertarikan terhadap posisi dan potensi Kaltara itu, menurut Dubes AS, pihaknya telah membentuk tim khusus, dalam rangka penjajakan kerjasama di bidang investasi dan ekonomi dalam arti luas, pendidikan dan kebudayaan, infrastruktur, serta industri.

"Tim ini, rencananya Februari 2019 akan ke Kaltara untuk melihat langsung sekaligus ingin mengetahui peluang-peluang apa yang bisa dikerjasamakan," katanya. Mengenai sektor apa saja yang akan dikerjasamakan, Irianto mengatakan, dalam pertemuan kemarin belum disampaikan secara spesifik. Kelanjutan kerja sama, akan dilakukan setelah tim dari Kedubes AS ke Kaltara pada Februari 2019 nanti.

Baca: Rumah Sakit GSM Mahakam Ulu Khawatir, Penarikan Retribusinya Dikategorikan Pungli

Khusus investasi di bidang infrastruktur, pola dari AS lebih mendorong profit sektor swasta yang berperan. "Untuk investasi, AS lebih mendorong sektor swasta dari negara itu yang akan masuk. Jadi polanya nanti kerjasama antar perusahaan swasta," jelasnya.

Kedubes AS juga menawarkan kerjasama pelatihan mengenai skill untuk penanganan human trafficking, narkoba, illegal logging, pengamanan tapal batas. Bahkan mereka sudah menyumbang hibah kapal patroli air ke polisi.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved