Gedung Sekretariat Pemprov Kaltara akan Dilengkapi 2 Basement

Pemprov Kalimantan Utara membangun satu unit lagi gedung kantor di Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor

Gedung Sekretariat Pemprov Kaltara akan Dilengkapi 2 Basement
Tribun Kaltim/M Arfan
Progres kegiatan pemancangan pembangunan gedung Sekretariat Provinsi Kalimantan Utara diabadikan, Selasa (20/11/2019). 

Gedung Sekretariat Pemprov Kaltara akan Dilengkapi 2 Basement

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara membangun satu unit lagi gedung kantor di Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor. Saat ini gedung tersebut dalam tahap pemasangan tiang pancang.

Posisi gedung tepat berdampingan dengan Kantor Gubernur Kalimantan Utara saat ini. Gedung yang dibangun itu merupakan gedung Sekretariat Pemprov yang nantinya juga akan difungsikan sebagai kantor gubernur.

Pengadaan tiang pancang beserta pemasangannya akan menelan anggaran kurang lebih Rp 40 miliar. Kontraktor di lapangan siap untuk masuk ke tahap kontruksi pondasi.

Baca: Amerika Lirik Kerjasama Investasi di Kaltara, Bentuk Tim Khusus North Kalimantan Team

"Sekarang progresnya 80 persen dari nilai kontrak. Kita harapkan tahap pertama ini tuntas sebelum akhir tahun. Karena tidak banyak lagi," kata Sudjadi, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Kalimantan Utara, Selasa (20/11/2018).

Tahun depan, akan dilanjutkan pembangunan wing dinding penahan tanah. Sebab bangunan ini akan memiliki dua lantai basement. Sudjati mengatakan, kontruksi tersebut akan menelan anggaran yang tidak sedikit.

"Kita belum tahu alokasi anggarannya berapa. Yang jelas kita sesuai dengan anggaran yang ada nanti. Sekarang saja anggaran belum diketok. Kita kerjakan secara parsial saja. Jika anggaran siap, kita kerjakan," sebutnya.

Baca: Inpres Percepatan Pembangunan KBM Tanjung Selor Keluar, Ini Harapan Ketua DPRD Kaltara

Proyek pembangunan gedung Sekretariat Provinsi ini ditaksir akan menghabiskan dana hingga Rp 500 miliar hingga siap digunakan. Selain dilengkapi 2 basement, juga akan terdiri atas empat lantai.

"Jika anggaran cukup tersedia, dua tahun saja bisa selesai. Proyek ini bukan multiyears. Kita parsial saja, agar pembangunan yang lain juga bisa berjalan," katanya.

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved