Respons Sri Mulyani Kala Prabowo Subianto Sarankan Pemerintah Indonesia Belajar Pajak ke Zambia

Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons kritik calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait rendahnya rasio pajak Indonesia.

Respons Sri Mulyani Kala Prabowo Subianto Sarankan Pemerintah Indonesia Belajar Pajak ke Zambia
ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Anis Efizudin/wsj/2018. (ANIS EFIZUDIN)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) menunjukkan piala pada sesi Global Market Award Ceremony dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapatkan penghargaan Finance Minister of the Year for East Asia Pacific Awards dari majalah ekonomi Global Markets. 

Respons Sri Mulyani Kala Prabowo Subianto Sarankan Pemerintah Indonesia Belajar Pajak ke Zambia

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA -  Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons kritik calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait rendahnya rasio pajak Indonesia.

Prabowo Subianto bahkan menilai pemerintah perlu belajar dari Zambia karena disebut punya rasio pajak lebih baik dari Indonesia.

"Kalau kemarin ada yang mengkritik tax ratio kita rendah, makanya kami perbaiki tanpa membuat ekonomi kita menjadi khawatir," ujar Sri Mulyani dalam acara peluncuran KG Media di Jakarta, Kamis (22/11/2018) malam.

Garuda Online Travel Fair 2018 Mulai Hari Ini, Cek Harga Tiket Murah Rute Domestik dan Internasional

 

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, sejak pulang ke Indonesia pada 2016 dan diangkat jadi Menkeu oleh Presiden Jokowi, perbaikan untuk menaikan rasio pajak terus dilakukan.

Pada 2017, rasio pajak atau kontribusi penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional masih ada di bawah 11 persen, tepatnya 10,8 persen.

Meski pasang surut akibat kondisi ekonomi yang bergejolak, namum kata dia, kini penerimaan pajak menunjukan tanda positif.

Prabowo Subianto Dianggap Merendahkan Profesi Tukang Ojek, Begini Tanggapan Fadli Zon

 

Hal itu bisa terlihat hingga 31 Oktober 2018.

Dari sisi pendapatan negara, realisasinya sebesar Rp 1.483,9 triliun, atau naik 20,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada akhir Oktober 2017, realisasi pendapatan negara hanya Rp 1.228 triliun, atau hanya tumbuh 3,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Piala AFF 2018 - Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal, Menpora Tunggu Jawaban Edy Rahmayadi

 

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved