Intan Rezky Putri, Gadis di Balik Sosok 'Aji Raina' Putri Ronggeng yang Pikat Warga Makassar

Pementasan Opera Putri Ronggeng yang disajikan Dewan Kesenian Balikpapan (DKB) berhasil memukau warga Kota Makassar.

Intan Rezky Putri, Gadis di Balik Sosok 'Aji Raina' Putri Ronggeng yang Pikat Warga Makassar
Tribun Kaltim/Aris Joni
Intan Rezky Putri 

TRIBUNKALTIM.CO, MAKASSAR - Pementasan Opera Putri Ronggeng yang disajikan Dewan Kesenian Balikpapan (DKB) berhasil memukau warga Kota Makassar.

Suksesnya pementasan tersebut tidak terlepas dari perjuangan pemeran utama yang berhasil secara maksimal memainkan perannya selama pementasan opera itu.

Dialah Intan Rezky Putri, gadis cantik pemeran utama "Aji Raina" sang Putri Ronggeng ini dengan lincah dan penuh penjiwaan memerankan karakter sebagai kekasih Maruni. Cinta mereka berdua pada akhirnya ditentang oleh orangtua Aji Raina yaitu Aji Melati Raisa.

Baca: Kenalkan Seni Budaya Daerah, DKB akan Tampilkan Opera Putri Ronggeng di Makassar

Saat dikonfirmasi, gadis yang akrab disapa Intan ini mengatakan, dirinya merasa memiliki tanggung jawab berat setelah dirinya diamanahkan sebagai pemeran utama. Walaupun secara pribadi ia sangat senang karena diberi kepercayaan untuk memerankan peran utama sebagai Aji Raina.

"Saya samgat senang bisa dipercaya, tapi disatu sisi saya juga punya tanggung jawab untuk menampilka secara maksimal agar penonton puas," ujar gadis 22 tahun ini.

Dalam pementasan ini ucap Intan, ia mempersiapkannya selama enam bulan untuk dapat memantapkan dan menjiwai serta menyatukan rasa dengan lawan mainnya yakni Andien Destian yang berperan sebagai Maruni.

Lanjutnya, pementasan opera tersebut menjadi pengalaman pertamanya dalam menyajikan tarian dalam bentuk opera. Karena menurutnya, dalam opera tidak hanya menyajikan tarian saja, melainkan juga harus menampilkan drama dan akting.

"Kesuksesan Opera ini kan tidak terlepas juga dari keberhasilan pemeran utamanya," tegas gadis yang berdomisili di Batakan, Kelurahan Manggar ini.

Baca: Tiba di Makassar, DKB Langsung Setting Panggung dan Gladi Bersih Opera Putri Panggung

Diakui Intan, dirinya mulai bergabung di Dewan Kesenian Balikpapan sejak tahun 2013 lalu. Selama perjalanannya di DKB, ia telah berkali-kali melakukan pementasan di luar daerah seperti di Bali, Yogyakarta, Bandung dan kini di Makassar.

"Banyak pengalaman dan ilmu yang saya dapat selama bergabung di DKB. Selain itu juga saya merasa dapat keluarga baru disini," ungkap mahasiswi semester akhir ini.

Diceritakannya, Dia mulai menggeluti dunia seni sejak berumur 5 tahun karena daat masih di Taman Kanak-kanak (TK) dirinya sering mengikuti kegiatan tari. Oleh karena itu, motivasinya bergelut di dunia seni tari ini dikarenakan dirinya telah menjiwai dan sejak kecil telah menyukai tari sehingga sejak itulah ia fokus untuk mengembangkan potensinya di dunia seni khususnya tari.

"Passion saya memang di tari," tuturnya, Jumat (30/11/2018).

Baca: Kenalkan Seni Budaya Daerah, DKB akan Tampilkan Opera Putri Ronggeng di Makassar

Ditambahnya, sebagai generasi muda, ia memiliki rasa cinta terhadap budaya daerahnya sendiri. Sehingga, sebagai bentuk kecintaannya dengan seni dan budayanya, dia aktif didunia seni demi memperkenalkan budaya daerah Kalimantan, khususnya Balikpapan ke masyarakat luas.

"Selain itu saya juga berkeinginan memperkenalkan dan membesarkan seni dan budaya yang ada di daerah kita kepada khalayak luas," harapnya.

Diketahui, selain aktif didunia seni, Intan Rezky Putri juga merupakan salah satu mahasiswi tingkat akhir Fakultas Ekonomi di Universitas Balikpapan (Uniba).

Penulis: Aris Joni
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved