Darurat Narkoba

Polisi dan Kejaksaan Blender Sabu di Hadapan Tersangka

Tentang kecenderungan peningkatan pengungkapan kasus narkoba, pihaknya mengaku tidak terlalu mengherankan.

Polisi dan Kejaksaan Blender Sabu di Hadapan Tersangka
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
PEMUSNAHAN - Satreskoba Polres Berau, bersama Kejaksaan Negeri kembali melakukan pemusnahan barang bukti narkoba, jenis sabu-sabu di Mapolres Berau, Rabu (5/12). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Satreskoba Polres Berau, bersama Kejaksaan Negeri kembali melakukan pemusnahan barang bukti narkoba, jenis sabu di Mapolres Berau, Rabu (5/12).

Pemusnahan dilakukan seperti biasa, yakni dengan mencampur sabu ke dalam larutan garam dan diblender, kemudian dibuang ke toilet.

Polres Berau dan Kejaksaan Negeri Berau memusnahkan barang bukti narkoba, di hadapan pengacara para tersangka, yang masing-masing berinisial W dengan barang bukti 0,127 gram sabu-sabu, tersangka MY dengan barang bukti 3,77 gram dan tersangka berinisial E dengan barang bukti 1,8 gram sabu.

Baca: Rombongan Dinas ESDM Pemprov Jatim dan 3 WNA Nyaris Jadi Korban Amuk Massa di Jember

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasatnarkoba Polres Berau AKP Bambang mengatakan, pengungkapan, penyidikan hingga pemusnahan narkoba ini merupakan bentuk komitmen Polres Berau untuk memerangi narkoba.

“Jadi meskipun operasi Anti Narkotik (Antik) sudah selesai pada 15 September 2018 kemarin, tapi pemberantasan narkoba ini masih akan dilanjutkan. Perang kita terhadap narkoba, mulai dari produsen, bandar sampai dengan pengedar akan terus kami lakukan,” tegasnya.

Baca: Kontraktor Lokal Sepi Proyek, Sekkot Samarinda Minta Kontraktor Jangan Mengeluh

Selain pengungkapan dan penindakan penyalahgunaan narkoba, Polres Berau, juga terus melakukan upaya-upaya pencegahan. Salah satunya dengan memberikan sosialisasi dan edukuasi kepada masyarakat, khususnya kepada para remaja untuk menghindari narkoba.

Tentang kecenderungan peningkatan pengungkapan kasus narkoba, pihaknya mengaku tidak terlalu mengherankan. Pasalnya, selama ini wilayah Kabupaten Berau merupakan salah satu jalur distribusi narkoba.

Baca: SIARAN LANGSUNG (LIVE) BURNLEY vs LIVERPOOL, Akses Live Streaming beIN Sports dengan Cara Ini

Karena itu, pihaknya akan terus memantau jalur keluar-masuk peredaran narkoba. Menurutnya, mayoritas narkoba yang melintas maupun diedarkan di wilayah hukum Polres Berau berasal dari wilayah Kalimantan Utara.

Narkoba dengan jumlah yang besar, biasanya diselundupkan dari Malaysia melalui Kalimantan Utara, melintasi Kabupaten Berau dengan tujuan akhir kota-kota besar seperti Kota Samarinda dan Balikpapan.

Bahkan ada pula yang diselundupkan ke Sulawesi. Bambang mengajak masyarakat untuk ikut memerangi penyalahgunaan narkoba. Tak perlu terlibat langsung, cukup dengan melaporkan jika menemukan atau melihat narkoba yang beredar di lingkungan masing-masing. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved