Berau Tropical Challenge 2018

85 Off-Roader Tantang Hutan Kalimantan Berau Tropical Challenge 2018 Resmi Dibuka

Ketua IOF Balikpapan, Gatot Koco mengatakan, event ini merupakan event ke-2 yang sudah digelar, setelah event serupa sukses digelar pada Desember 2017

85 Off-Roader Tantang Hutan Kalimantan Berau Tropical Challenge 2018 Resmi Dibuka
Indonesia4WD
Pertamina Dukung Berau Tropical Challenge 2018 

85 Off-Roader Tantang Hutan Kalimantan Berau Tropical Challenge 2018 Resmi Dibuka

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Indonesia Off-Road Federation (IOF) resmi membuka acara off-road adventure bertajuk 'Berau Tropical Challenge (BTC) 2018', di Halaman Parkir Balikpapan SuperBlock (BSB) pada Kamis (6/12).

Agenda yang terselenggara atas kolaborasi antara IOF Berau dengan IOF Balikpapan, sekaligus juga melakukan pelepasan sekitar 85 Off-Roader untuk menuju 2 destinasi, diantaranya menuju Berau sekitar kurang lebih 10 hari untuk Long Trip dengan 69 mobil dan menuju Bontang untuk Short Trip dengan 16 mobil.

Ketua IOF Balikpapan, Gatot Koco mengatakan, event ini merupakan event ke-2 yang sudah digelar, setelah event serupa sukses digelar pada Desember 2017.

"Peserta dari negara luar ada dari Jerman, Belanda, Australia dan Malaysia. Dari dalam negeri sendiri, yang terjauh adalah Lampung, Makassar, Jakarta, Bandung dan daerah lainnya," tuturnya.

Gatot berharap, acara seperti ini terus berlanjut dan dapat mengajak para pegiat Off-Road di penjuru Indonesia mengetahui kondisi hutan di Kalimantan.

"Hutan Kalimantan itu menantang, hutan Kalimantan itu sangat indah, yang memang salah satu hutan tropis yang menjadi paru-paru dunia yang dianggap menjadi tempat yang mengasyikkan untuk orang-orang yang gila Off-Road," pungkasnya.

Sementara Ketua Umum IOF, Irjen Pol Drs H Sam Budigusdian menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara tersebut.

"Penghargaan setinggi-tingginya untuk ketua, founder dan inisiator Berau Tropical Challenge yang ke-2 ini," ujar Sambudi, sapaan akrabnya.

Menanggapi banyaknya peserta manca negara yang ikut berpartisipasi pada BTC 2018 kali ini, Sambudi mengatakan acara tersebut dapat menjadi cikal bakal menuju event yang lebih besar lagi.

"Karena pada dasarnya, offroader-offroader dunia lainnya pada ingin ikut disini, namun ada beberapa kendala terkait masalah aturan bea cukai yang menyulitkan mereka ikut serta dalam event ini. Mudah-mudahan kedepan ada regulasi yang memudahkan orang-orang yang ingin mengikuti event atau berwisata ke Indonesia, bukan memakai skema ekspor sementara atau impor sementara, tetapi mudah-mudahan ada skema ketika kita ikut event keluar negeri. Dengan begitu dihatapkan bisa meningkatkan devisa melalui pariwisata," pungkasnya.

"Tetap bangun persaudaraan dan kekompakan agar dapat sampai tujuan dan menikmati pemandangan alam Kalimantan. Dirangkai juga dengan bakti sosial dengan menanam pohon. Kami sepakat untuk go-green, makanya semua mobil kami temanya hijau," tutupnya. (m04)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved