Sindir Isi Ceramah Habib Bahar bin Smith, Ini Kata TGB Zainul Majdi

Mantan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyindir isi ceramah Habib Bahar bin Smith.

Sindir Isi Ceramah Habib Bahar bin Smith, Ini Kata TGB Zainul Majdi
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) saat mengunjungi Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (12/7/2018). 

Sindir Isi Ceramah Habib Bahar bin Smith, Ini Kata TGB Zainul Majdi

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyindir isi ceramah Habib Bahar bin Smith.

TGB mengatakan ceramah habib Bahar tidak mencerminkan nilai dan keadaban islam.

Baca: Dipanggil di Bareskrim, Massa Kawal Habib Bahar bin Smith

"Keadaban Islam itu mengharuskan kita untuk menyampaikan nasehat yang baik bukan dengan mengujat," terang TGB saat ditemui di Gedung PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

Dia menjelaskan bahwa tutur kata santun seorang penceramah saat memberi nasihat merupakan hal yang wajib dalam agama, termasuk bila penyampaian itu bertujuan untuk mengkritik.

TGB pun mengatakan nasehat dengan mengumpat di atas podium tidak pernah diajarkan Nabi Muhammad Saw saat berdakwah.

Baca: Pembicaraan Habib Bahar bin Smith dan Ali Mochtar Ngabalin Bocor saat Jeda Live di TV

"Apakah bernasihat dengan mengumpat di podium itu cara yang diberikan tuntunannya oleh Nabi Muhammad SAW, saya pikir tidak seperti itu," katanya.

Menurut dia, seorang penceramah selain harus bertutur kata baik, mereka juga harus mengambil jalur yang baik dalam menyampaikan nasihatnya.

"Jadi bernasihat itu harus dengan cara yang baik, tidak hanya substansinya baik, tapi caranya pun harus baik," kata dia.

TGB menilai, bila seorang penceramah menyampaikan nasihatnya tidak dengan cara yang baik bisa berakibat kontraproduktif dan berujung pada penciptaan fitnah di tengah masyarakat.

Atas hal itu, menurut TGB, sebagai seorang tokoh masyarakat dan dai, sudah selayaknya mereka yang termasuk didalamnya, untuk menampilkan nilai dan keadaban islam sesungguhnya.

Baca: Pastikan Surat Panggilan Diterima Adiknya, Polisi akan Jemput Bahar bin Smith jika 2 Kali Mangkir

Apalagi jika penyampaiannya itu dihadapan publik.

"Jadi saya pikir kita, siapapun, apalagi sebagai tokoh umat, kita berusaha semaksimal mungkin untuk menghadirkan keadaban islam, yang baik di ruang publik, keadaban islam itu termasuk diantaranya pola interaksi kita jauhkan diri dari saling menghujat, mengumpat. Apalagi sesama anak bangsa, termasuk kepada pemimpin-pemimpin kita," katanya.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved