Cerita Keluarga Korban Pembantaian KKB Papua asal Kaltim, Sempat Minta Istri SMS-an

Minggu (2/12), istrinya mulai gelisah, apalagi ditambah ada berita di televisi terkait pembantaian pekerja proyek jembatan di Papua.

Cerita Keluarga Korban Pembantaian KKB Papua asal Kaltim, Sempat Minta Istri SMS-an
HO/ Humas Polres
Caption : Suasana di kediaman korban pembantaian KKB Papua, Samuel Pakidding, Jumat (7/12/2018) . Samuel adalah warga Jalan Tengku Situru RT KM 5 Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong, Kukar. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Rahmad Taufik

Cerita Keluarga Korban Pembantaian KKB Papua asal Kaltim, Sempat Minta Istri SMS-an 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Samuel Pakidding (39), warga Jalan Tengku Situru RT KM 5 Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong, Kukar, merupakan salah satu korban meninggal dunia akibat pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Samuel bersama Simon Tandi bekerja di PT Istaka Karya sejak 13 Oktober 2018 membangun ruas jembatan jalan Trans Papua di Nduga.

Agus Ludia Pasak (33), istri korban, sempat syok mendengar kabar suaminya meninggal dunia.

Sosok Efrandi Hutagaol, Korban Pembantaian KKB di Nduga, Baru Menikah dan Siap Bekerja di Mana Saja

Rencananya,  jenasah Samuel akan diterbangkan dari Makassar menggunakan Lion Air, Sabtu (8/12) pukul 09.00. Pesawat mendarat sekitar pukul 10.00. Pendeta Ida Arlinda bersama istri akan menerima jenasah di rumah duka.

Pendeta Ida Arlinda merupakan sepupu dari Samuel Pakidding. Ida menuturkan, semula istri korban berat ditinggal suaminya kerja ke Papua, namun demi membiayai ketiga anaknya yang sudah sekolah akhirnya ia rela melepaskannya.

“Anak pertamanya duduk di SMA, anak keduanya di SMP dan anak ketiga kelas 6 SD. Sedangkan anak keempat masih usia 3 tahun,” ujar Ida kepada Tribun kemarin.

Sebelumnya , Samuel bekerja sebagai kuli bangunan dan beternak babi di rumahnya. Ketika ada tawaran dari rekannya untuk membangun jembatan di Papua, ia menerimanya.

“Dari cerita istrinya kepada saya, Samuel sempat menelpon kepada istrinya itu 14 November lalu. Waktu itu ia berada di Wamena mau berangkat ke lokasi kerja. Samuel minta istrinya jangan tidur dulu dan sms-an. Kalau sudah berangkat ke lokasi kerja, baru istrinya boleh tidur,” kata Ida.

Ini Data 24 Warga Selamat dari Pembantaian KKB di Nduga, Satu di Antaranya Masih Balita

Halaman
12
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved