Jelang Akhir Tahun, Bank Indonesia Ungkap Penyebab Inflasi di Balikpapan

Bank Indonesia Balikpapan melaporkan bahwa menjelang akhir tahun inflasi disebabkan tingginya harga angkutan udara, Jumat (7/12/2018).

Jelang Akhir Tahun, Bank Indonesia Ungkap Penyebab Inflasi di Balikpapan
bkp.sumbarprov.go.id
Ilustrasi - Inflasi 

Jelang Akhir Tahun, Bank Indonesia Ungkap Penyebab Inflasi di Balikpapan

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Siti Zubaidah

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bank Indonesia Balikpapan melaporkan bahwa menjelang akhir tahun inflasi disebabkan tingginya harga angkutan udara, Jumat (7/12/2018)

Dimana pada bulan November 2018 mengalami inflasi 0,01% (mtm). Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar -0,68% (mtm).

Berdasarkan data yang ada, inflasi pada November 2018 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata inflasi bulan November selama 3 tahun terakhir sebesar -0,21% (mtm).

Sempat Dikabarkan Jadi Istri Ketiga Opick, Begini Kabar Yulia Mochamad Sekarang

Pengumuman Bisa Terjadi Kapan Saja, Pantau Link Hasil SKD dan Peserta SKB CPNS Kemenag 2018

 

Secara tahunan, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Balikpapan mencatatkan angka sebesar 3,69% (yoy) atau lebih tinggi dari nasional sebesar 3,23% (yoy) namun lebih rendah dari Kalimantan Timur sebesar 3,74% (yoy).

Asisten Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Thomy Andryasp, lllpadaTiga Desember 2018 mengatakan, inflasi pada bulan November 2018 lebih banyak didorong oleh kenaikan harga kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan yang memberikan andil inflasi terbesar yaitu 0,52% (mtm). 

"Inflasi pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan banyak disumbang oleh mulai naiknya tarif angkutan udara mendekati akhir tahun," ungkap Thomy.

BMKG Ungkap Gempa 2 Kali yang Guncang Lombok-Bali Tidak Berpotensi Tsunami

Ditetapkan sebagai Tersangka Ujaran Kebencian, Berikut 7 Fakta Terbaru Habib Bahar bin Smith

 

Thomy menjelaskan, kenaikan bahan bakar minyak non penugasan (Pertamax, Dexlite dan Pertamina Dex) juga masih memberikan dampak terhadap inflasi.

Hal ini tercermin dari andil kelompok Perumahan, Air, Listrik Gas & Bahan Bakar yang mengalami inflasi dengan andil sebesar 0,01% (mtm).

Halaman
12
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved