Pemilu 2019

Tiga Sosialisasi Caleg Dihentikan Bawaslu PPU, Ini Alasannya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU) pernah menghentikan sosialisasi calon anggota legislatif (caleg).

Tiga Sosialisasi Caleg Dihentikan Bawaslu PPU, Ini Alasannya
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Sejumlah wartawan di PPU berfoto bersama usai mengikuti sosialisasi pengawasan pemilu, yang digelar Bawaslu PP, Jumat (7/12/2018). 

Tiga Sosialisasi Caleg Dihentikan Bawaslu PPU, Ini Alasannya

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU) pernah menghentikan sosialisasi calon anggota legislatif (caleg), karena tak mengantongi izin khususnya dari kepolisian.

Padahal sesuai dengan aturan sebelum melakukan sosialisasi, terlebih dahulu harus mengantongi izin kepolisian dan Bawaslu.

Namun demikian, sejumlah caleg sudah menaati aturan dengan mengajukan izin kepada kepolisian sebelum melakukan sosialisasi.

Ketua Bawaslu PPU, Edwin Irawan usai sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019, Jumat (7/12/2018) menjelaskan, mereka yang sempat dihentikan rata-rata berada di Kecamatan Sepaku dan terjadi pada awal-awal kampanye pada September lalu.

Sempat Dikabarkan Jadi Istri Ketiga Opick, Begini Kabar Yulia Mochamad Sekarang

 

Ia mengatakan, penghentian ini karena mereka tak memiliki izin dari kepolisian, padahal mereka wajib mengantongi izin sebelum melaksanakan kampanye baik itu kampanye dialogis maupun terbuka.

Edwin mengatakan, mereka hanya beralasan bahwa hanya kumpul di warung kopi kemudian sejumlah warga datang untuk menyampaikan usulan program mereka.

"Alasannya begitu hanya datang ngopi terus warga datang, kumpul-kumpul," ujarnya.

Padahal lanjutnya, caleg ini bisa mengajukan izin kepada kepolisian hanya sekali mengajukan izin.

Halaman
12
Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved