Walikota Balikpapan Rizal Effendi Sebut 15 Ribu Anak di Balikpapan Belum Diberi Vaksin MR

Rizal Effendi dalam acara Munas VI PDTDI menyebutkan sekitar 15 ribu anak di Balikpapan belum divaksin MR.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi Sebut 15 Ribu Anak di Balikpapan Belum Diberi Vaksin MR
TRIBUN KALTIM/SITI ZUBAIDAH
Walikota Balikpapan Rizal Effendi saat membuka Munas VI Perhimpunan Dokter Transfusi Darah Indonesia (PDTDI) di Novotel Balikpapan. 

Walikota Balikpapan Rizal Effendi Sebut 15 Ribu Anak di Balikpapan Belum Diberi Vaksin MR

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Siti Zubaidah

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walikota Balikpapan Rizal Effendi dalam acara Munas VI Perhimpunan Dokter Transfusi Darah Indonesia (PDTDI) menyebutkan sekitar 15 ribu anak di Balikpapan yang belum melakukan vaksin Measles Rubella (MR)

"Kemarin kami melakukan pelaksanaan program campak rubella, masih ada sekitar 15 ribu dari 160 ribu anak yang belum melakukan vaksinasi. Padahal targetnya seharusnya sudah selesai dari bulan lalu," kata Rizal Effendi.

Alasannya, karena pandangan orangtua yang menggangap bahwa vaksin MR tidak berlabel halal.

Sempat Dikabarkan Jadi Istri Ketiga Opick, Begini Kabar Yulia Mochamad Sekarang

Pengumuman Bisa Terjadi Kapan Saja, Pantau Link Hasil SKD dan Peserta SKB CPNS Kemenag 2018

 

"Walaupun sudah ada fatwa MUI yang menyatakan bahwa dalam situasi belum ada penggantinya dan terdesak maka dibolehkan penggunaan vaksin. Tetap saja ada pandangan yang keras tidak mau melakukan vaksinasi karena label halal," ujar Rizal Effendi.

Menurut Rizal Effendi, secara perkembangan ekonomi syariah, hal itu karena tuntutan berbagai umat Islam yang menghilangkan mubah (dibolehkan) dan sebagainya. Sehingga sekarang ini masyarakat syariah semakin meningkat.

"Bahkan di politik ada ributkan masalah Perda Syariah. Itulah tuntutan masyarakat kita bahwa kehalalan saat ini menjadi tuntutan baru. Di makanan juga begitu, tidak hanya sehat, juga halal. Karena kehalalan menjadi hal penting," ungkapnya.

BMKG Ungkap Gempa 2 Kali yang Guncang Lombok-Bali Tidak Berpotensi Tsunami

Ditetapkan sebagai Tersangka Ujaran Kebencian, Berikut 7 Fakta Terbaru Habib Bahar bin Smith

 

Seperti diketahui saat ini, pelaksanaan vaksin MR di Balikpapan belum mencapai target 95 persen.

Pelaksanaannya pun diperpanjang hingga 31 Desember 2018.

Awalnya vaksin MR di Balikpapan ditargetkan selesai pada 7 November 2018 lalu.

Pengakuan 4 Artis dan Model tentang Bilik Asmara di Penjara yang Dikelola Suami Inneke Koesherawati

Rawan Tergusur Bhayangkara FC, Persib Bandung Bisa Gagal Tampil di Piala AFC 2019

Namun pencapaiannya baru 80 persen lebih, sehingga Pemkot Balikpapan memberlakukan pelaksaan hingga akhir tahun. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved