Darurat Narkoba

Gerah Lingkungannya Jadi Tempat Jual Narkoba, Warga Laporkan Pasangan Suami Istri Siri ke Polisi

Kepolisian mengamankan dua pelaku, yakni Narto (38) dan Murni S (32) yang merupakan pasangan suami istri siri.

Gerah Lingkungannya Jadi Tempat Jual Narkoba, Warga Laporkan Pasangan Suami Istri Siri ke Polisi
HO / Satreskoba Polresta Samarinda
Barang bukti yangdiamankan Satreskoba Polresta Samarinda dikediaman pelaku, Jalan Damanhuri, Gang Melati 3, Sungai Pinang, Sabtu (8/12/2018) 

Gerah Lingkungannya Jadi Tempat Transaksi Narkoba, Warga Laporkan Sepasang Suami Istri Siri ke Polisi

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Satreskoba Polresta Samarinda kembali mengamankan pelaku peredaran narkotika jenis sabu, pada Jumat (7/12/2018) kemarin.

Pengungkapan itu tidak terlepas dari laporan masyarakat yang sudah kehabisan kesabaran akibat lingkungan tempat tinggalnya dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba.

Kepolisian mengamankan dua pelaku, yakni Narto (38) dan Murni S (32) yang merupakan pasangan suami istri siri, di kediaman keduanya di jalan Damanhuri, Gang Melati 3, Sungai Pinang, ruko kontrakan nomor dua.

"Kita dapati informasi tentang adanya traksaksi narkoba yang kerap terjadi di jalan Damanhuri, setelah diselidiki ternyata benar informasi tersebut, dan dilakukan penangkapan terhadap dua pelaku," ucap Kanit Sidik Satreskoba Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo, Sabtu (8/12/2018).

Satnarkoba Meringkus Dua Oknum Polisi yang Nekat Angkut 130 Kg Ganja Gunakan Mobil Patroli

Kaltim Jadi Lokasi Produksi Narkoba, BNNP: Sangat Bisa Terjadi!

Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku, kepolisian mendapatkan sejumlah barang bukti, diantarnya 11 poket sabu seberat 57,65 Gram, serta kelengkapan penjualan narkoba, seperti 3 bandel plastik klip, timbangan digital, 4 sendok penakar, dan beberapa tas kecil, serta dompet.

Selain itu, petugas juga mendapatkan sejumlah bukti terkait dengan aliran uang untuk jual beli narkoba, yakni 21 lembar bukti transfer bank, buku catatan penjualan, serta 5 unit ponsel dan uang tunai senilai Rp 5,7 juta.

Diduga kuat keduanya merupakan pengedar yang telah lama beroperasi disekitar kawasan tersebut. Kendati demikian, kepolisian masih mendalami keterangan keduanya guna proses pengembangan lebih lanjut.

Polisi Bongkar Industri Rumahan Narkoba di Samarinda, Diduga Begini Ciri-ciri Sabu Produksinya

Kaltim Jadi Lokasi Produksi Narkoba, BNNP: Sangat Bisa Terjadi!

"Dari barang bukti yang didapatkan, keduanya ini merupakan pengedar, selain narkoba juga kita dapatkan buku catatan dan puluhan bukti transfer bank," ucap mantan Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu itu kepada TRIBUNKALTIM.CO. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Doan Pardede
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved