Soal Banjir, Isran Bela Ja'ang : Jangan 'Stumat-stumat' Wali Kota yang Disalahkan

Banjir ini bukan salahnya Wali kota. Jangan 'stumat-stumat' (sebentar-sebentar) Wali kota yang disalahkan.

Soal Banjir, Isran Bela Ja'ang : Jangan 'Stumat-stumat' Wali Kota yang Disalahkan
Nevrianto Hadi Prasetyo
Wali Kota Samarinda Syaharie Ja'ang (kanan) bersama Wali kota Balikpapan Rizal Effendi saat menghadiri penyerahan DIPA di Lamin Etam Jl Gajah Mada, Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (18/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Cornel Dimas

Soal Banjir, Isran Bela Ja'ang : Jangan 'Stumat-stumat' Wali Kota yang Disalahkan

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Usai menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) ke Satuan Kerja di wilayah Kaltim, Gubernur Isran Noor turut membahas persoalan banjir di Samarinda.

Menurut Isran, Samarinda wajib dan perlu perbaikan guna menanggulangi banjir. Pasalnya Samarinda merupakan Ibu kota Kaltim sekaligus pusat pemerintahan Bumi Etam.

Namun, Isran dengan tegas membela Wali kota Samarinda, Syaharie Ja'ang terkait banjir yang melanda Kota Tepian. Isran mengatakan tidak perlu menyalahkan Wali kota soal banjir yang melanda Samarinda.

VIDEO - Ini Jalur Alternatif ke Bandara APT Pranoto Jika Terjadi Banjir, Dishub Pasang Petunjuk Arah

"Banjir ini bukan salahnya Wali kota. Jangan 'stumat-stumat' (sebentar-sebentar) Wali kota yang disalahkan. Sekarang ini kalau banjir saja, stumat - stumat Wali kota yang disalahkan," ucap Isran saat penyerahan DIPA di Lamin Etam, Jl Gajah Mada, Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (18/12/2018).

Soal banjir di Samarinda, Isran mengungkapkan Penprov siap berkomitmen membantu Pemkot Samarinda dalam menanggulangi banjir. Salah satunya dengan cara mereklamasi dan normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM).

Menurut Isran keberadaan SKM yang membelah Samarinda memiliki potensi penting dalam penanggulangan banjir. Sayang saat ini pendangkalan di SKM sudah mencapai 70 persen, sehingga air kerap meluap.

Mobil Matik Dilarang Terjang Banjir! Bila Terpaksa Berikut Tips agar Kendaraan Anda Tidak Mogok

"Tahun 2021, masih lama tapi kita akan siapkan tambahan dana dari sektor di luar dari APBN dan APBD. Dalam rangka mereklamasi menormalisasi SKM. Sudah mencapai di atas 70 persen endapan yang mendangkal SKM. Jadi bukan salahnya Wali kota kalau banjir," ungkap Isran.

Menurut Isran, normalisasi SKM adalah hal yang wajar guna mengatasi masalah banjir.

"Kalau menghilangkan banjir, ya tidak bisa. Karena seluruh dunia pasti banjir kalau ada sungai yang membelah kota. Jadi kami nanti akan perjuangkan dana bantuan sektor di luar dari APBD.  (dmz)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved